Jakarta Belum Temukan Kasus Campak, Dinkes Ingatkan Risiko Penularan dari Sekitar

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:54 WIB
Jakarta Belum Temukan Kasus Campak, Dinkes Ingatkan Risiko Penularan dari Sekitar
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Indonesia mengalami lonjakan 8.372 kasus campak terkonfirmasi disertai enam kematian pada awal tahun 2026.
  • Lonjakan ini mengakibatkan penetapan 45 Kejadian Luar Biasa di 11 provinsi, menjadi perhatian Menkes Budi Gunadi Sadikin.
  • DKI Jakarta belum ada kasus, namun melakukan surveilans ketat dan mengimbau masyarakat menghindari kontak langsung pada anak.

Suara.com - Indonesia tengah mengalami lonjakan kasus campak paling signifikan pada awal tahun 2026 ini.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat, terdapat 8.372 kasus terkonfirmasi dengan total enam angka kematian.

Fenomena mengkhawatirkan ini memicu penetapan 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) yang tersebar di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi di tanah air.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bahkan sampai menaruh perhatian khusus pada potensi ledakan kasus saat momen mudik dan silaturahmi Lebaran 2026 mendatang.

Mobilitas jutaan orang saat Idul Fitri diprediksi mempercepat penularan virus secara masif, terutama menyasar kelompok anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi.

Masyarakat diimbau untuk menanggalkan kebiasaan menyentuh atau mencium bayi dan balita saat bertamu demi meminimalisir risiko penularan yang mematikan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada temuan kasus positif campak di wilayah ibu kota.

Namun, Dinkes DKI Jakarta terus melakukan surveilans ketat pada fasilitas kesehatan untuk memantau gejala penyakit serupa influenza maupun infeksi saluran pernapasan akut.

"Ada beberapa lokasi faskes yang menjadi lokasi surveilans untuk ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection)-nya. Nanti yang memang kami temukan yang bergejala, kami cek di laboratorium," ujar Ani, Rabu (11/3/2026).

baca juga

Peningkatan kewaspadaan akan potensi penyebaran dari kawasan penyangga Jakarta pun turut disampaikan Ani dalam imbauannya.

"Daerah di sekitar Jakarta memang sudah mulai ada (kasus)," lanjutnya.

Ani juga menekankan pentingnya pesan Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk bersama-sama mengurangi kebiasaan mencium anak-anak saat berkumpul di hari raya.

"Bayi dan anak-anak harus kita jaga benar. Terutama yang masih bayi dan balita, karena daya tahan tubuhnya masih sangat rentan," pungkas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebutan Anak Papah Melekat pada Persija, Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas Buka Suara

Sebutan Anak Papah Melekat pada Persija, Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas Buka Suara

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:43 WIB

Kegilaan Persija Jakarta,14 Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Kegilaan Persija Jakarta,14 Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:36 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, 4 Pemuda dan 12 Senjata Tajam Diamankan

Polisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, 4 Pemuda dan 12 Senjata Tajam Diamankan

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:59 WIB

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 08:57 WIB

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Jakarta | Kamis, 10 September 2026 | 08:45 WIB

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

News | Kamis, 10 September 2026 | 08:43 WIB

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 08:39 WIB

Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883

Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 08:35 WIB

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:25 WIB

×