Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:02 WIB
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!
Ilustrasi ormas di IKN. [Ist]
baca 10 detik
  • Permintaan THR oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Jakarta Barat viral pada Maret 2026.
  • Ormas seperti PP, BPPKB, BJI, dan PPBNI meminta dana Rp200 ribu sampai Rp500 ribu per entitas.
  • Gubernur DKI Jakarta meminta masyarakat menghindari pemaksaan dan menjaga kondusivitas menjelang hari raya.

Suara.com - Fenomena organisasi kemasyarakatan (ormas) yang meminta jatah Tunjangan Hari Raya (THR) kembali menghebohkan warga Jakarta pada Maret 2026.

Kabar ini mencuat setelah sebuah unggahan yang menunjukkan tumpukan amplop dan kuitansi permintaan dana dari sejumlah ormas viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi permintaan THR tersebut menyasar para pengurus RW hingga pelaku usaha di kawasan Jakarta Barat.

Akun Instagram @infopriok menjadi salah satu sumber yang mengungkap adanya tumpukan dokumen permintaan dana tersebut pada Selasa (10/3/2026).

Adapun lokasi yang menjadi sasaran empuk permintaan jatah musiman ini disebut berada di wilayah Kalideres dan Kamal, Jakarta Barat.

Sejumlah nama besar ormas tercatat dalam laporan tersebut, mulai dari Pemuda Pancasila (PP) hingga BPPKB Ranting Kamal.

Tak hanya itu, nama Bang Japar Indonesia (BJI) dan Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) juga ikut tertera dalam lampiran kuitansi.

Nominal uang yang diminta oleh kelompok-kelompok tersebut cukup bervariasi, yakni berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

Bahkan, satu pengurus RW dilaporkan harus menghadapi total tagihan permintaan THR yang mencapai angka Rp1,4 juta.

baca juga

Menanggapi situasi yang meresahkan masyarakat tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan saran khusus untuk tetap menjaga kondusivitas kehidupan di Jakarta yang sudah berjalan dengan baik.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga berharap agar tidak ada unsur paksaan dalam setiap permintaan dana yang dilakukan oleh pihak mana pun menjelang hari raya.

"Kalau boleh saya sarankan, karena di Jakarta ini kita menjaga kehidupan yang sudah berjalan dengan baik, mudah-mudahan tidak ada pemaksaan dari ormas atau siapapun untuk minta THR," ujar Pramono di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur di hari yang sama.

Hingga saat ini, laporan mengenai keresahan warga akibat praktik permintaan THR oleh ormas tersebut masih menjadi sorotan publik di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buron 9 Tahun, Terpidana Pemalsuan Surat Tanah di Jakbar Akhirnya Ditangkap

Buron 9 Tahun, Terpidana Pemalsuan Surat Tanah di Jakbar Akhirnya Ditangkap

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:33 WIB

Kolaborasi Riset Diperkuat, Jakarta Dibidik Masuk Top 50 Global Cities pada 2030

Kolaborasi Riset Diperkuat, Jakarta Dibidik Masuk Top 50 Global Cities pada 2030

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:00 WIB

Bawa Energi Positif, Persija Tambah Sponsor Baru di Tengah Musim

Bawa Energi Positif, Persija Tambah Sponsor Baru di Tengah Musim

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 00:14 WIB

Pesan Pramono Anung di Ultah ke-12 Suara.com: Terus Inovatif hingga Perkuat Demokrasi Indonesia

Pesan Pramono Anung di Ultah ke-12 Suara.com: Terus Inovatif hingga Perkuat Demokrasi Indonesia

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:50 WIB

Terkini

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

×