Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran

Bangun Santoso

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:56 WIB
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Konflik Israel-AS melawan Iran sejak 28 Februari menimbulkan kerugian besar; biaya harian perang AS mencapai sekitar Rp15 triliun.
  • Iran menggunakan drone Shahed 136 murah, kontras dengan biaya pertahanan Israel yang mahal seperti rudal Arrow-3.
  • Jurnalis India melaporkan sensor militer ketat Israel melarang peliputan rumah sakit korban dan lokasi kerusakan parah.

Suara.com - Konflik bersenjata antara Israel yang didukung Amerika Serikat melawan Iran sejak 28 Februari lalu dilaporkan membawa dampak ekonomi dan kemanusiaan yang sangat besar.

Meski secara resmi otoritas Israel mengeklaim telah menghancurkan berbagai situs strategis di Iran hingga menargetkan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, fakta di lapangan menunjukkan bahwa pihak Israel juga mengalami kerugian yang sangat signifikan.

Kehilangan ini mencakup korban jiwa yang terus bertambah hingga beban biaya operasional perang yang mencapai angka fantastis setiap harinya.

Beban finansial ini menjadi sorotan utama, terutama bagi pembayar pajak di Amerika Serikat. Beberapa hari setelah operasi militer besar-besaran diluncurkan terhadap Iran, estimasi biaya perang yang harus ditanggung mulai mencuat ke publik.

Nilai kerugian tersebut diperkirakan menyentuh angka sekitar Rp15 triliun per hari. Angka ini mencerminkan betapa mahalnya teknologi pertahanan yang dikerahkan untuk membendung serangan balasan dari pihak lawan.

Dalam perbandingan biaya persenjataan, Iran justru terlihat jauh lebih hemat dibandingkan aliansi Amerika Serikat dan Israel.

Teheran selama ini mengandalkan drone Shahed 136 sebagai ujung tombak serangan udara mereka. Drone ini dikenal efektif namun memiliki harga produksi yang relatif murah. Satu unit Shahed 136 dilaporkan hanya berharga sekitar US 20.000 atau berkisar Rp338 juta.

Berdasarkan data dari laman Scientific American menyebutkan harga drone ini berada pada rentang US 20.000 hingga US$50.000, atau setara dengan Rp338 juta hingga Rp845 juta per unit.

Ketimpangan biaya menjadi sangat kontras ketika melihat harga rudal pencegat yang digunakan oleh Israel dan AS. Sistem rudal pertahanan udara Arrow-3, yang menjadi andalan untuk menjatuhkan ancaman dari udara, memiliki harga mencapai US$3 juta per unit atau sekitar Rp50 miliar.

baca juga

Kondisi ini membuat serangan besar-besaran dari Iran secara efektif menguras sumber daya finansial dan logistik Israel serta Amerika Serikat dalam waktu singkat.

Di tengah kerugian ekonomi tersebut, muncul dugaan kuat mengenai upaya menutup-nutupi kondisi sebenarnya di lapangan.

Kesaksian seorang jurnalis asal India, Praj Mohan Singh, yang baru-baru ini mengunjungi Israel, mengungkap adanya pembatasan ketat terhadap peliputan media.

Singh menyatakan bahwa otoritas Israel melakukan sensor militer yang sangat ketat terkait dampak serangan Iran.

Ia mengklaim bahwa para jurnalis tidak diberikan izin untuk mengakses rumah sakit yang menampung jenazah korban perang maupun merekam lokasi-lokasi yang mengalami kehancuran parah.

Menurut laporan Al Jazeera, Singh memaparkan bagaimana pemerintah setempat mengontrol penuh informasi yang boleh didokumentasikan oleh awak media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:48 WIB

Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia

Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:38 WIB

Ironi! Pilot Perempuan Israel Dianggap Simbol Feminisme, Ribuan Wanita Gaza Berjuang Hidup

Ironi! Pilot Perempuan Israel Dianggap Simbol Feminisme, Ribuan Wanita Gaza Berjuang Hidup

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:36 WIB

Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam

Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:21 WIB

Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel

Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:19 WIB

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:58 WIB

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×