Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!

Galih Prasetyo

Rabu, 11 Maret 2026 | 23:51 WIB
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir. [Tribune]
  • IRGC menyatakan akan terus menyerang sasaran AS dan Israel di Timur Tengah sampai ancaman perang terhadap Iran berakhir.
  • Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain, serta target militer Israel di beberapa kota.
  • Konflik dipicu serangan gabungan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, memicu balasan rudal balasan oleh Garda Revolusi.

Suara.com - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.

Garda elit Iran itu bahkan menyatakan hanya memikirkan satu tujuan, Amerika Serikat dan Israel menyerah total.

“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik regional antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Garda Revolusi Iran mengklaim gelombang serangan ke-38 yang diluncurkan Selasa malam menargetkan pangkalan militer AS Al-Udairi di Kuwait.

Penasihat Panglima Garda Revolusi Iran, Sardar Ebrahim Jabbari. [Tehran News]
Penasihat Panglima Garda Revolusi Iran, Sardar Ebrahim Jabbari. [Tehran News]

Mereka menyebut lebih dari 100 tentara harus dilarikan ke rumah sakit akibat serangan tersebut.

Selain itu, Iran juga mengaku menyerang infrastruktur angkatan laut AS di Pelabuhan Mina Salman, Bahrain, yang menjadi markas US Fifth Fleet.

Target lain termasuk pangkalan udara Ali Al-Salem dan pangkalan laut Mohammed Al-Ahmad di Kuwait.

Militer Iran sebelumnya mengklaim meluncurkan rudal Khorramshahr ke berbagai target di Israel, termasuk fasilitas militer di Tel Aviv, Beer Yaakov, Yerusalem Barat, dan Haifa. Serangan juga disebut menyasar sejumlah posisi AS di Erbil, Irak.

Konflik memanas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari yang menghantam Tehran dan kota-kota lain di Iran.

Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer senior.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone ke berbagai target militer di kawasan.

Garda Revolusi Iran bahkan mengklaim menargetkan unit intelijen Israel, termasuk Unit 8200 dan instalasi radar Green Pine.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Ketegangan juga merembet ke jalur energi global. IRGC menyatakan telah menyerang dua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz setelah mengabaikan peringatan angkatan laut Iran.

“Kami tidak akan membiarkan satu liter pun minyak melewati Selat Hormuz untuk kepentingan Amerika Serikat, rezim Zionis, atau sekutunya,” tegas IRGC dalam pernyataannya.

Di tengah konflik, Presiden AS Donald Trump mengatakan perang dengan Iran kemungkinan akan segera berakhir. Ia menyebut target militer Iran hampir habis.

“Perang ini akan segera berakhir karena hampir tidak ada lagi target yang tersisa,” kata Trump dalam wawancara singkat dengan Axios.

“Kapan pun saya ingin perang ini berakhir, maka itu akan berakhir.”

Namun di lapangan, pertempuran masih terus berlangsung. Ledakan dan sirene serangan udara dilaporkan terdengar di beberapa kota Israel, sementara serangan udara juga terjadi di Beirut dan Tehran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mendesak komunitas internasional mengecam serangan AS dan Israel.

Dalam percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, ia menyebut serangan tersebut melanggar hukum internasional.

“Tindakan ini merupakan pelanggaran jelas terhadap hukum internasional dan prinsip dasar hukum kemanusiaan,” kata Araghchi.

Ia menegaskan Iran memiliki hak yang melekat untuk membela diri dari perang yang dipaksakan.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!

Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 23:00 WIB

Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran

Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:35 WIB

Peringatan dari Iran: Harga Minyak Dunia Akan Tembus 200 dolar AS per Barel

Peringatan dari Iran: Harga Minyak Dunia Akan Tembus 200 dolar AS per Barel

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini

Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:32 WIB

Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel

Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:09 WIB

Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?

Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:33 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB