RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Maret 2026 | 09:38 WIB
RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • DK PBB sahkan resolusi inisiasi Bahrain guna hentikan serangan rudal Iran di kawasan Teluk.

  • Rusia dan China pilih abstain tanpa veto sementara tiga belas negara lainnya mendukung penuh.

  • Resolusi menuntut Teheran hentikan dukungan proksi demi mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Suara.com - Lembaga Dewan Keamanan PBB akhirnya mengambil langkah tegas guna merespons eskalasi militer yang kian memanas di wilayah Timur Tengah.

Keputusan krusial ini diambil melalui proses pemungutan suara terhadap draf hukum internasional yang menyoroti tindakan agresif Teheran belakangan ini.

Melalui forum tertinggi tersebut, mayoritas negara anggota menyepakati tuntutan agar otoritas Iran menghentikan seluruh operasi serangan mereka.

Fokus utama dari kesepakatan ini adalah melindungi kedaulatan sejumlah negara Arab yang berada di wilayah strategis kawasan Teluk.

Pengesahan dokumen penting ini menandai babak baru dalam upaya diplomatik global guna meredam konflik bersenjata yang terus meluas.

Berdasarkan laporan resmi dari pihak otoritas internasional, terdapat dua negara besar yang memilih untuk bersikap netral dalam voting.

Negara yang memutuskan untuk mengambil posisi abstain tersebut adalah China dan Rusia dalam proses pengambilan keputusan di New York.

Meskipun bersikap pasif, baik Moskow maupun Beijing dilaporkan sama sekali tidak menggunakan hak veto mereka untuk menggagalkan draf tersebut.

Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa secara transparan membagikan hasil akhir dari pemungutan suara ini melalui saluran komunikasi resmi mereka.

baca juga

"Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi resolusi yang diprakarsai Bahrain mengenai krisis yang semakin memburuk di Timur Tengah," demikian unggahan PBB, Kamis waktu Indonesia.

Informasi digital tersebut juga memberikan detail spesifik mengenai peta dukungan negara-negara anggota terhadap resolusi yang diajukan.

Tercatat sebanyak 13 negara anggota Dewan Keamanan memberikan suara setuju tanpa ada satupun pihak yang menyatakan penolakan secara resmi.

Dukungan masif ini menunjukkan adanya kesamaan pandangan global mengenai urgensi terciptanya perdamaian di kawasan yang kaya akan sumber daya energi.

Keputusan kolektif ini diharapkan mampu memberikan tekanan diplomatik yang signifikan bagi stabilitas keamanan di wilayah semenanjung Arab.

Munculnya dorongan kuat untuk menerbitkan resolusi ini tidak lepas dari rentetan insiden keamanan yang membahayakan warga sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran

Presiden Krosia Zoran Milanovic Sebut Israel Teroris, Kecam Serangan AS ke Iran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:33 WIB

Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran

Drone Iran Hantam Dubai Creek Harbour Saat Militer Israel Mulai Gempur Teheran Besar-besaran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:24 WIB

Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan

Media Israel Tuduh Mojtaba Khamenei Patah Kaki Habis Dibom Demi Pencitraan Jadi Pahlawan

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×