Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran

Bangun Santoso

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:03 WIB
Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran
Ilustrai CIA
  • AS dan sekutunya melancarkan operasi intelijen besar melibatkan sabotase ekonomi dan perang informasi untuk menumbangkan Iran.
  • Operasi ini memicu demonstrasi yang kemudian terorganisir, didukung penyebaran teknologi Starlink oleh CIA untuk koordinasi.
  • Iran mematahkan operasi tersebut dengan bantuan Rusia dan China melalui alat *jamming*, lalu menunjukkan fleksibilitas nuklir dalam perundingan damai.

Suara.com - Di balik panasnya konflik dan krisis internal yang melanda Iran, tersimpan operasi intelijen berskala besar yang digerakkan oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Manuver ini bukan hanya melibatkan serangan militer, tetapi juga sabotase ekonomi, perang informasi, hingga pendanaan kelompok demonstran secara terorganisasi.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Mantan Pilot tempur F-16 Fighting Falcon Marsma TNI (Purn), Agung Sasongkojati, dalam analisisnya terkait kondisi geopolitik Iran.

Menurut Agung, AS memanfaatkan kombinasi empat instrumen kekuatan nasional, diplomasi, informasi, militer, dan ekonomi untuk menumbangkan pemerintahan sah di Teheran.

Puncak dari operasi ini, terjadi pada akhir Desember tahun lalu ketika unjuk rasa besar-besaran meletus di Iran.

Mossad itu berhasil menggalang Demonstran. Tapi sebelum itu dimulai dengan Amerika melakukan sesuatu dengan finance-nya Iran sehingga harga lira Iran tuh anjlok jatuh dan membuat pengusaha-pengusaha yang menjual barang impor menjadi kesulitan dan mereka berdemo,” ujar Agung dalam kanal Youtube Forum Keadilan Tv, Kamis (12/3/2026).

Bujuk Rayu Medsos dan Internet Starlink

Selain tekanan ekonomi, AS juga melancarkan "perang informasi" dengan masif. Melalui kampanye di media sosial, mereka membujuk rakyat Iran untuk memberontak. Propaganda ini bahkan menyusup ke lembaga-lembaga swadaya masyarakat setempat.

Agung menyebut, demonstrasi yang awalnya berjalan damai dengan tuntutan perbaikan ekonomi berubah menjadi kerusuhan terorganisasi. Kelompok-kelompok tertentu secara sengaja membakar fasilitas publik, bank, hingga klinik, bahkan menembaki aparat dan sesama demonstran untuk menciptakan kondisi chaos.

Lebih mengejutkan lagi, intelijen asing turut memfasilitasi komunikasi para perusuh.

“Jadi diakui juga oleh Amerika, CIA itu membantu memasukkan Starlink ke Iran sejumlah 40.000. Disebarkan ke seluruh provinsi Iran. Gunanya apa? Untuk koordinasi. Untuk internet koordinasi. Kalau internet dimatikan atau di dihambat,” ungkap Agung.

Serangan Balik Intelijen Iran Lewat Bantuan Rusia

Skenario kudeta yang nyaris sempurna itu akhirnya berhasil dipatahkan. Iran tidak tinggal diam. Dengan bantuan teknologi dari China dan Rusia, Teheran berhasil mengoperasikan alat jamming yang tidak hanya mematikan sinyal Starlink, tetapi juga melacak lokasi para operator yang menggerakkan kerusuhan.

"Sejak tanggal 8 (Januari), itu dioperasikan alat itu, alat itu berhasil membuat bukan saja tidak berfungsi internet Starlink tapi juga bisa menangkap siapa operator-operatornya,” ujar Agung.

Tertangkapnya ribuan operator dan agen yang diduga berafiliasi dengan Mossad ini menjadi pukulan telak bagi AS dan Israel. Ancaman hukuman gantung bagi para pengkhianat negara pun membuat jaringan intelijen asing di Iran kelabakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS

Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:01 WIB

Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru

Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:44 WIB

Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran

Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:05 WIB

Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan

Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan

Your Say | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:45 WIB

Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS

Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:03 WIB

Timnas Indonesia Disebut Media Inggris saat Bahas Keputusan AS soal Iran di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Disebut Media Inggris saat Bahas Keputusan AS soal Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:50 WIB

Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi

Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:49 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB