Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru

Galih Prasetyo

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:44 WIB
Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru
Kasus dugaan penipuan yang menjerat perusahaan Presiden AS, Donald Trump serta anak-anaknya memasuki babak baru. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Jaksa Agung New York menggugat Trump sejak 2022 atas pemalsuan laporan keuangan untuk keuntungan finansial.
  • Pengadilan Banding menguatkan temuan penipuan bisnis Trump, namun mengurangi denda awal $450 juta.
  • Pengacara Trump kini menuntut komunikasi Jaksa Agung dengan Michael Cohen karena klaim adanya paksaan kesaksian.

Suara.com - Kasus dugaan penipuan yang menjerat perusahaan Presiden AS, Donald Trump serta anak-anaknya memasuki babak baru.

Di tengah serangan balasan Iran terhadap fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah, Donald Trump tengah dihadapkan dengan kasus hukum yang sudah berjalan sejak 2022.

Untuk konteks, pada September 2022, Kantor Jaksa Agung New York yang dipimpin oleh Letitia James menggugat Trump, anak-anaknya, dan perusahaan mereka dengan tuduhan memalsukan laporan keuangan selama bertahun-tahun untuk mendapatkan keuntungan dari bank dan perusahaan asuransi.

Jaksa menilai Trump menggelembungkan nilai aset hingga miliaran dolar untuk memperoleh pinjaman dengan bunga lebih rendah dan keuntungan pajak.

Jaksa Agung New York menyatakan bahwa Trump membuat lebih dari 200 laporan keuangan menyesatkan antara 2011–2021.

Donald Trump (tengah) [White House]
Donald Trump (tengah) [White House]

Pada Februari 2024, hakim New York memutuskan bahwa Trump dan perusahaannya melakukan penipuan finansial.

Trump diperintahkan membayar lebih dari $450 juta (sekitar Rp7 triliun) dan dilarang menjalankan bisnis di New York untuk beberapa waktu.

Namun pada pengadilan banding, putusan pembayaran denda itu dikurangi. Dasar Komisi Banding Pengadilan Bagian New York berlebihan dan dilarang oleh Amandemen Kedelapan Konstitusi AS.

Meski menyebut hukuman kepada Trump terlalu tingi, Pengadilan Banding New York tidak membantah temuan bahwa Trump, anak-anak dan perusahaan milik mereka melakukan penipuan bisnis.

baca juga

Babak Baru Kasus Penipuan Trump

Terbaru di kasus ini, kuasa hukum Donald Trump menuntut agar Jaksa Agung New York, Letitia James, menyerahkan seluruh komunikasi dengan mantan pengacara Trump, Michael Cohen.

Permintaan itu muncul setelah Cohen mengaku dirinya “ditekan dan dipaksa” untuk memberikan kesaksian yang memberatkan Trump.

Dalam dokumen setebal 25 halaman yang diajukan ke pengadilan, pengacara Trump meminta perintah agar semua catatan komunikasi diserahkan.

Mereka menuntut dokumen berupa email, transkrip wawancara, rekaman, hingga catatan pertemuan antara Cohen dan kantor Jaksa Agung New York.

Tim hukum Trump menegaskan bahwa kesaksian Cohen menjadi inti dari kasus yang diajukan terhadap presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran

Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:05 WIB

Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan

Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan

Your Say | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:45 WIB

Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS

Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:03 WIB

Timnas Indonesia Disebut Media Inggris saat Bahas Keputusan AS soal Iran di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Disebut Media Inggris saat Bahas Keputusan AS soal Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:50 WIB

Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi

Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:49 WIB

Paket dari Kurir Gaib: Link Diklik, Saldo ATM Menghilang Secara Magis

Paket dari Kurir Gaib: Link Diklik, Saldo ATM Menghilang Secara Magis

Your Say | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

×