Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:50 WIB
Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak
Rudal Iran
baca 10 detik
  • Benjamin Netanyahu akui serangan ke Iran hasil kerja sama dengan Amerika Serikat dan regional.

  • Hubungan Netanyahu dan Donald Trump diklaim menguat demi ambisi menata ulang stabilitas kawasan.

  • Operasi militer aliansi ini telah menyebabkan jatuhnya puluhan ribu korban jiwa di Timur Tengah.

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mulai mengakui keterlibatan negaranya dalam operasi militer ke Iran.

Langkah ofensif ini dilakukan dengan menggandeng kekuatan Amerika Serikat serta melibatkan sejumlah negara di kawasan regional. Hal itu semakin membuat Iran semakin terpojok karena dikepung negara pendukung Israel dan Amerika Serikat.

Netanyahu memandang bahwa aksi militer tersebut merupakan pintu pembuka bagi fase diplomasi baru di Timur Tengah.

Upaya ini diklaim akan memperkuat posisi tawar Israel di mata negara-negara tetangga yang berada di sekitarnya.

Proses penggalangan aliansi tambahan kini sedang gencar dilakukan oleh Netanyahu bersama tim strategis pemerintahannya.

“Saat ini, saya dan tim sedang menjalin aliansi tambahan dengan negara-negara di kawasan ini – aliansi yang beberapa minggu lalu tampaknya tidak terbayangkan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam konferensi pers tanpa memberikan rincian lebih mendalam mengenai negara mana saja.

Upaya pembentukan koalisi ini mengingatkan publik pada keberhasilan normalisasi hubungan dalam kesepakatan Abraham Accords masa lalu.

Kala itu pemerintahan Donald Trump menjadi mediator utama yang menyatukan Israel dengan beberapa negara di dunia Arab.

baca juga

Netanyahu memiliki ambisi besar untuk memperluas cakupan perjanjian tersebut menjadi sebuah tatanan regional yang lebih luas.

Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat ke wilayah Iran sangat bergantung pada fasilitas militer di Teluk.

Keberadaan pangkalan militer AS tersebar di berbagai negara seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, dan juga Saudi.

Fasilitas serupa juga ditemukan di Qatar serta Irak yang menjadi titik tumpu kekuatan logistik militer Washington.

Namun pangkalan-pangkalan strategis ini kemudian bertransformasi menjadi target utama bagi serangan balasan dari pihak Iran.

Ketegangan di lapangan terus meningkat seiring dengan intensitas serangan yang terjadi di wilayah kedaulatan Teheran tersebut.

Di tengah situasi panas tersebut Netanyahu memberikan pujian setinggi langit terhadap relasi spesialnya dengan Donald Trump.

Ia menyebut hubungan kerja sama tersebut sebagai bentuk kemitraan yang sangat berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya.

“Kami telah menciptakan aliansi yang berbeda dengan Amerika Serikat sebelumnya – aliansi dengan teman baik kami, teman pribadi saya, Presiden Trump. Kami berbicara hampir setiap hari. Kami berbicara dengan bebas, bertukar ide dan saran, dan membuat keputusan bersama," kata Netanyahu.

Komunikasi intensif yang dilakukan setiap hari menunjukkan adanya koordinasi tingkat tinggi dalam pengambilan keputusan politik.

Netanyahu menegaskan bahwa setiap langkah besar yang diambil merupakan hasil dari pertukaran ide yang dilakukan secara bebas.

Perdana menteri Israel itu mengklaim telah berbicara langsung dengan Trump beberapa waktu yang lalu mengenai masa depan.

Dalam percakapan tersebut Trump menyampaikan sebuah pesan yang sangat kuat mengenai kualitas hubungan kedua pemimpin negara.

"Hubungan kami seratus kali lebih kuat daripada hubungan apa pun yang pernah ada antara presiden Amerika dan perdana menteri Israel."

Fokus utama mereka diklaim bukan sekadar kepentingan jangka pendek bagi masing-masing negara yang mereka pimpin saat ini.

Visi besar tersebut mencakup keberlangsungan hidup generasi mendatang serta arah masa depan peradaban umat manusia secara global.

Meski diklaim sebagai upaya stabilitas namun kepemimpinan mereka justru dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan dunia.

Rentetan serangan yang diperintahkan oleh kedua tokoh ini telah memicu eskalasi konflik yang sangat merusak di kawasan.

Tercatat puluhan ribu nyawa warga sipil yang tidak berdosa melayang akibat operasi militer di berbagai wilayah konflik.

Agresi militer tersebut meluas mulai dari wilayah Palestina, Lebanon, hingga menyentuh wilayah kedaulatan Yaman dan Iran.

Operasi pemboman yang dilakukan secara berkelanjutan terus menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam di seluruh wilayah Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti

Bola | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:39 WIB

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

Iran Ancam Bombardir 15 Negara Muslim yang Masih Bela Rezim Zionis, Indonesia Termasuk?

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:35 WIB

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

Rudal Kiamat Iran Belum Meluncur, Kapal Induk Terbesar Amerika Serikat USS Gerald R Ford Terbakar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan

Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:13 WIB

Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama

Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:05 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami

5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:05 WIB

Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?

Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:56 WIB

Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja

Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:52 WIB

Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?

Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:46 WIB

John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF

John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:38 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang

4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:35 WIB

Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran

Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:34 WIB

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:19 WIB

×