Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:45 WIB
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang
Proses produksi sajadah custom di Kota Yogyakarta, Kamis (12/3/2026). [Suara.com/Hiskia]
  • Rosid Slameto kembangkan bisnis sajadah traveling custom Yogyakarta hingga pasar Jepang.
  • Permintaan sajadah custom meningkat dua kali lipat selama momentum bulan Ramadan.
  • Inovasi sajadah waterproof Yogyakarta diminati agen travel haji dan pasar internasional.

Suara.com - Bulan Ramadan senantiasa membawa keberkahan bagi para pelaku usaha, termasuk Rosid Slameto (40), pemilik usaha sajadah custom asal Yogyakarta. Di tengah suasana bulan suci, permintaan sajadah traveling buatannya mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk kebutuhan suvenir perusahaan dan agen perjalanan haji serta umrah.

Rosid menceritakan bahwa bisnis sajadah custom ini baru ia rintis pada Maret 2023. Sebelumnya, sejak 2013, ia lebih dulu menekuni bisnis percetakan konvensional yang fokus pada pembuatan nota. Inovasi beralih ke produk sajadah muncul dari kejeliannya melihat peluang di tengah ketatnya persaingan industri percetakan di Kota Gudeg.

Berbeda dengan sajadah pada umumnya, Rosid memilih konsep traveling yang praktis. Produk ini dirancang agar mudah dilipat hingga berukuran kecil, dapat digantung di tas, serta menggunakan bahan waterproof (tahan air) sehingga tidak mudah kotor. 

"Desainnya kami buat secara custom sesuai permintaan pelanggan. Misalnya, untuk pesanan korporat, posisi logo dan pilihan warna bisa disesuaikan dengan identitas perusahaan mereka," ujar Rosid, Jumat (13/3/2026).

Proses produksi sajadah custom di Kota Yogyakarta, Kamis (12/3/2026). [Suara.com/Hiskia]
Proses produksi sajadah custom di Kota Yogyakarta, Kamis (12/3/2026). [Suara.com/Hiskia]

Ramadan Jadi Momentum Puncak

Memasuki bulan Ramadan, lonjakan pesanan biasanya sudah mulai terasa sejak satu bulan sebelumnya. Rosid mengaku pada periode ini, kapasitas produksinya bisa meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Biasanya permintaan meningkat tajam. Jika hari biasa kami memproduksi sekitar 150 hingga 200 lembar per hari, saat Ramadan jumlahnya bisa berlipat," tuturnya.

Namun, ia mencatat antusiasme tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun lalu. Rosid memperkirakan total produksi selama Ramadan kali ini berkisar antara 1.500 hingga 2.000 lembar, sementara tahun lalu bisa menembus angka 5.000 lembar dalam sebulan.

Menjangkau Pasar Internasional

Selain diminati pasar domestik, produk sajadah traveling custom miliknya telah merambah pasar mancanegara. Rosid tercatat pernah mengirimkan pesanannya ke Malaysia, Singapura, hingga Jepang. 

Permintaan dari Jepang tergolong cukup tinggi, baik untuk jenis traveling maupun sajadah standar. Hal ini seiring dengan perkembangan komunitas muslim dan berdirinya masjid-masjid baru di Negeri Sakura tersebut.

Terkait selera pasar, Rosid mengungkapkan bahwa banyak pelanggan menyukai desain minimalis. Namun, belakangan ini motif ornamen bergaya Turki yang menyerupai pola keramik klasik mulai menjadi tren baru. Produk ini dibanderol dengan harga kompetitif, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung pada jenis bahan dan aksesori tambahan.

Meski kini mulai memanen hasil, Rosid mengakui bahwa tantangan terbesar adalah mengedukasi pasar. Menurutnya, memperkenalkan produk baru dengan konsep custom memerlukan waktu yang tidak sebentar agar dapat diterima secara luas oleh masyarakat.

Kini, dengan dukungan sekitar 10 karyawan, bisnis yang berawal dari percetakan kecil ini terus berkembang. Di bulan Ramadan, setiap helai sajadah yang diproduksinya bukan sekadar komoditas bisnis, melainkan bagian dari penunjang ibadah bagi banyak orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Pemudik Nyaman, Satker PJN DIY: Jalan Yogyakarta Sudah Bebas Lubang

Pastikan Pemudik Nyaman, Satker PJN DIY: Jalan Yogyakarta Sudah Bebas Lubang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:32 WIB

BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati

BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 22:06 WIB

Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek

Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek

Video | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:36 WIB

Terkini

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:09 WIB

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:04 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB