TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:19 WIB
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menemui wartawan di kantornya, Kamis (5/2/2026). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Gus Ipul merencanakan pengalihan pengelolaan 200 TMP dari Kemensos ke Kemhan atas arahan Presiden Prabowo.
  • Pengelolaan TMP dianggap bukan tupoksi Kemensos; Kemhan dinilai lebih mampu karena sumber daya yang lebih besar.
  • Proses transisi pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan ditargetkan efektif mulai berlaku pada tanggal 1 April mendatang.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap alasan di balik rencana pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) dari Kementerian Sosial ke Kementerian Pertahanan.

Selain karena arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Gus Ipul mengatakan kalau pengelolaan TMP sebenarnya juga memang bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kementeriannya. Ia menilai pengelolaan TMP akan lebih optimal jika berada di bawah Kementerian Pertahanan yang dinilai memiliki sumber daya lebih besar.

“Memang menurut saya Kementerian Pertahanan lebih tepat untuk mengelola Taman Makam Pahlawan Nasional maupun juga Taman Makam Nasional yang berada di berbagai daerah. Itu juga bukan tupoksinya Kementerian Sosial sebenarnya,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menyebutkan ada lebih dari 200 taman makam nasional yang diberbagai daerah yang dikelola oleh Kementerian Sosial, termasuk Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan.

Gus Ipul mengakui selama ini Kemensos menghadapi keterbatasan dalam mengelola taman makam pahlawan secara maksimal karena tidak punya sumber daya yang cukup.

Menurutnya, pengelolaan TMP tidak sekadar merawat makam para pahlawan, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan bagi masyarakat.

“Dan tentu di bawah Kementerian Pertahanan, sumber dayanya lebih besar yang bisa ikut mengelola dan sekaligus memberikan suatu pemahaman terhadap nilai-nilai perjuangan kepada masyarakat luas, khususnya kepada adik-adik pelajar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa banyak TMP memiliki potensi sebagai ruang edukasi sejarah dan nilai kepahlawanan.

Karena itu, ia menilai Kemensos tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk mengelola TMP secara utuh.

baca juga

“Kementerian Sosial sebenarnya tidak punya kapasitas yang mencukupi untuk bisa mengelola Taman Makam Pahlawan itu dengan baik, dengan utuh, dengan dukungan yang cukup,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan proses pengalihan pengelolaan TMP saat ini masih dalam tahap transisi. Pemerintah menargetkan perpindahan pengelolaan tersebut mulai efektif pada awal April mendatang.

“Kami rencanakan efektif nanti per 1 April. Ini masih masa transisi, tapi tetap Kementerian Sosial ikut membantu selama transisi itu dengan sumber daya yang sudah kita miliki sebelumnya,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026

Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:14 WIB

Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat

Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 21:56 WIB

Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat

Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 21:48 WIB

Terkini

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:57 WIB

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

×