Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Vania Rossa

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB
Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang
Peneliti LIPI Mohamad Sobary. (tangkap layar YouTube)
baca 10 detik
  • Peneliti Senior LIPI, Mohamad Sobary, mengkritik dinamika politik Keluarga Solo sebagai perilaku menyimpang dari nilai budaya Jawa.
  • Sobary menyoroti keengganan Jokowi menunjukkan ijazah asli di sidang karena mengabaikan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
  • Kritik juga diarahkan kepada Kaesang Pangarep atas kapasitas kepemimpinannya dan manuver politik dianggap mengkhianati PDIP.

Suara.com - Peneliti Senior LIPI, Mohamad Sobary, melontarkan kritik tajam terhadap dinamika politik yang melibatkan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya, yang ia sebut sebagai “Keluarga Solo”.

Alih-alih melihat fenomena tersebut sebagai bagian dari pelestarian budaya, Sobary justru menilainya sebagai bentuk perilaku menyimpang.

Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan keluarga tersebut saat ini tidak mencerminkan nilai-nilai kebudayaan yang luhur, meskipun mereka berasal dari latar belakang budaya Jawa.

“Ini kan sesuatu yang punya nama sendiri dalam ilmu sosiologi. Ini disebut perilaku menyimpang. Deviant behavior dari keluarga Solo ini. Perilaku yang sangat menyimpang jika diletakkan dalam konteks kebudayaan—mau menang sendiri, ingin berkuasa sendiri,” ujar Sobary dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (18/3/2026).

Soroti Polemik Ijazah dan Transparansi Publik

Salah satu poin yang disoroti Sobary adalah polemik dugaan ijazah palsu yang masih bergulir. Ia mengkritik sikap Jokowi yang enggan menunjukkan ijazah aslinya di persidangan dengan alasan hak pribadi.

Menurutnya, pendekatan tersebut mengabaikan prinsip Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Ia menilai bahwa ketika ijazah digunakan sebagai syarat untuk jabatan publik, maka dokumen tersebut tidak lagi sepenuhnya menjadi urusan pribadi.

“KIP, keterbukaan informasi publik, dalil ini hilang. Lawyer-lawyernya tidak tahu KIP. Nasihatnya jadi seperti itu. Lalu Jokowi mengkhianati dirinya sendiri—tidak hormat, tidak mau datang ke pengadilan,” lanjutnya.

Kritik untuk Kaesang dan Isu ‘Pengkhianatan’ terhadap PDIP

baca juga

Tak hanya Jokowi, Sobary juga mengkritik langkah politik putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.

Ia meragukan kapasitas kepemimpinan Kaesang yang dinilai terbentuk secara instan dan minim pengalaman organisasi sejak muda.

“Kalau dia pernah jadi OSIS, mungkin kita agak hormat. Ini saja tidak,” ujarnya.

Terkait manuver politik yang kerap berseberangan dengan PDI Perjuangan, Sobary menilai langkah tersebut sulit berhasil. Ia bahkan menyebut adanya pengkhianatan terhadap partai yang selama ini dianggap berperan dalam perjalanan politik Jokowi.

“Kaesang itu tidak akan bisa mengalahkan. Tidak mungkin. PDIP tetap kuat. Pengurusan Jokowi sekarang ini rumit sekali,” tuturnya.

Masa Depan yang Dinilai Makin Menantang

Di akhir pernyataannya, Sobary menilai posisi Jokowi saat ini semakin tertekan oleh munculnya berbagai pihak yang mulai menuntut transparansi dan keadilan hukum.

Ia menyebut bahwa tantangan yang dihadapi tidak hanya datang dari satu kelompok, melainkan dari banyak tokoh dan pihak yang terus bersuara.

“Musuhnya bukan hanya itu. Masih ada banyak tokoh lain yang berderet. Situasinya semakin kompleks,” pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ngaku Tahu Pengamat-pengamat 'Pesanan': Saya Punya Data Intelnya!

Prabowo Ngaku Tahu Pengamat-pengamat 'Pesanan': Saya Punya Data Intelnya!

Video | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:05 WIB

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Akan Gabung Aliansi Militer Mana Pun

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Akan Gabung Aliansi Militer Mana Pun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:07 WIB

Novel Komsi Komsa: Ketika Pemuda Indonesia Terseret Konspirasi Dunia

Novel Komsi Komsa: Ketika Pemuda Indonesia Terseret Konspirasi Dunia

Your Say | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:40 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB