Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

Arif Budi | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:58 WIB
Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan
Iran hujani Israel dengan serangan rudal buntut meninggalnya Ali Larijani. (Ist)
  • Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal klaster ke Israel tengah pada Selasa (17/3/2026) membalaskan kematian kepala keamanan Ali Larijani.
  • Serangan balasan tersebut mengakibatkan dua warga sipil tewas di Ramat Gan dekat Tel Aviv serta menimbulkan kerusakan properti signifikan.
  • IRGC mengklaim serangan itu sebagai pembalasan resmi, sementara Iran juga mengeksekusi seorang mata-mata Mossad di dalam negeri.

Suara.com - Iran melancarkan serangan balasan yang mematikan ke wilayah Israel bagian tengah, menggunakan rudal klaster sebagai pembalasan atas pembunuhan kepala keamanannya, Ali Larijani.

Serangan pada Selasa (17/3/2026) malam itu menandai eskalasi baru dalam perang yang telah memasuki pekan ketiga.

Rudal berkepala banyak yang ditembakkan Iran dirancang untuk mampu menembus sistem pertahanan dengan lebih efektif.

Akibatnya, dua orang tewas di wilayah Ramat Gan, dekat Tel Aviv. Pecahan proyektil juga melukai sejumlah warga lainnya dan menyebabkan kerusakan properti yang signifikan, termasuk di sebuah stasiun kereta api.

Ketegangan di perbatasan utara Israel kembali memanas setelah kelompok bersenjata Hizbullah menembakkan rentetan roket ke wilayah Israel. [Channel 14]
Iran hujani Israel dengan rudal klaster sebagai pembalasan atas gugurnya Ali Larijani [Channel 14]

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara terbuka mengklaim tanggung jawab. Dalam sebuah pernyataan, mereka menegaskan serangan itu adalah bentuk balasan atas darah martir Dr. Ali Larijani dan rekan-rekannya.

Iran dijadwalkan akan menggelar prosesi pemakaman pada hari Rabu untuk Larijani dan Gholamreza Soleimani, kepala pasukan paramiliter Basij, yang juga tewas dalam serangan udara Israel.

Seorang jurnalis Al Jazeera, Nida Ibrahim melaporkan dari Ramallah, menggambarkan situasi di Israel sebagai malam yang sulit yang diwarnai banyak kepanikan saat serangan Iran terjadi.

Ia menyoroti tragedi dua korban tewas yakni pasangan lansia berusia 70-an yang memiliki ruang aman di rumah mereka namun tidak memiliki cukup waktu untuk mencapainya.

Insiden ini memicu kekhawatiran serius mengenai efektivitas sirene peringatan serangan udara di Israel.

Iran tidak berhenti di situ dan kembali melancarkan gelombang serangan rudal berikutnya ke Israel tengah pada Rabu pagi.

Di dalam negeri, Iran juga mengambil tindakan tegas dengan mengeksekusi seorang pria yang dituduh menjadi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad.

Di tengah eskalasi, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa Iran telah memberitahu mereka tentang sebuah proyektil yang menghantam area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr pada hari Selasa, meskipun tidak menimbulkan kerusakan atau korban.

Meski kehilangan salah satu tokoh paling berpengaruh setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Iran bersikeras bahwa struktur pemerintahan mereka tetap kokoh.

“Saya tidak tahu mengapa Amerika dan Israel masih belum memahami hal ini: Republik Islam Iran memiliki struktur politik yang kuat dengan institusi politik, ekonomi, dan sosial yang mapan,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dikutip dari Al Jazeera.

“Kehadiran atau ketiadaan satu individu tidak memengaruhi struktur ini,” tegas Araghchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:46 WIB

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB