PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PMI Jusuf Kalla membuka opsi kirim bantuan medis ke Iran setelah menerima permintaan resmi dari Dubes Iran.
  • PMI akan salurkan bantuan melalui Palang Merah Internasional, kemungkinan melewati Turki atau Pakistan, bukan jalur langsung.
  • PMI pertimbangkan pengadaan obat di negara terdekat karena biaya logistik kirim dari Indonesia dinilai tidak efisien.

Suara.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK) membuka opsi pengiriman bantuan medis ke Iran, menyusul permintaan resmi dari pemerintah negara tersebut.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, saat bertemu JK di Markas PMI, Jakarta Selatan, hari ini, Rabu (18/3).

JK menyebut kalau kondisi di Iran saat ini cukup tertekan, terutama di sektor kesehatan. Keterbatasan fasilitas rumah sakit hingga pasokan obat menjadi alasan utama permintaan bantuan tersebut.

Namun, pengiriman bantuan tidak akan dilakukan secara langsung dari Indonesia ke Iran. PMI memilih jalur organisasi kemanusiaan internasional untuk memastikan distribusi tetap berjalan di tengah berbagai keterbatasan.

“Seperti biasa, bantuan akan disalurkan melalui PMI ke Palang Merah Internasional (Red Crescent) di negara tetangga, seperti Turki, lalu diteruskan ke Iran,” ucap JK dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Skema ini dinilai lebih realistis, mengingat jalur distribusi langsung ke Iran tidak selalu mudah. Selain Turki, opsi pengiriman melalui Pakistan juga sedang dipertimbangkan untuk mempercepat proses.

Di sisi lain, Kalla menyoroti persoalan klasik dalam bantuan lintas negara, yaitu mengenai ongkos logistik. Ia bahkan mengingatkan bahwa biaya pengiriman dari Indonesia bisa jadi tidak efisien.

“Pengalaman kami, ongkos kirim bisa lebih mahal dari nilai obatnya. Lebih baik beli di negara terdekat,” ujarnya.

Menurut Kalla, harga obat di Pakistan bahkan bisa mencapai setengah lebih murah dibandingkan di Indonesia. Karena itu, PMI tidak hanya mempertimbangkan pengiriman barang, tetapi juga opsi pengadaan langsung di wilayah sekitar Iran.

baca juga

Saat ini, PMI masih menghitung kebutuhan riil bantuan, mulai dari jenis obat hingga perlengkapan medis yang diperlukan. Koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan skema bantuan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Langkah ini menjadi salah satu upaya PMI dalam merespons permintaan bantuan internasional, dengan pendekatan yang lebih pragmatis: bukan sekadar mengirim, tapi memastikan bantuan benar-benar sampai dan digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:46 WIB

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

Pengamat Timur Tengah: Wafatnya Para Petinggi Iran Bisa Jadi Neraka Dunia Buat AS-Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Cari Wedding Venue? Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Penawaran Spesial di Wedding Market Fair 2026

Cari Wedding Venue? Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Penawaran Spesial di Wedding Market Fair 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM

Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:43 WIB

5 Body Lotion dengan Kandungan Aloe Vera, Memberi Sensasi Sejuk di Kulit!

5 Body Lotion dengan Kandungan Aloe Vera, Memberi Sensasi Sejuk di Kulit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:40 WIB

5 Mobil MPV Ground Clearance Tinggi Aman untuk Jalan Berlubang Subtitusi Innova Reborn, Irit BBM!

5 Mobil MPV Ground Clearance Tinggi Aman untuk Jalan Berlubang Subtitusi Innova Reborn, Irit BBM!

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026

Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Deklrasi Sumpah Pemuda dengan Massa Bayaran Buat Gaduh, Young Lex Tampar Raffi Ahmad

Deklrasi Sumpah Pemuda dengan Massa Bayaran Buat Gaduh, Young Lex Tampar Raffi Ahmad

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga

Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:33 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×