Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 19 Maret 2026 | 11:48 WIB
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
Ilustrasi laut. (Pexels/Berend de Kort)
baca 10 detik
  • Penelitian WHOI dan Columbia University mengidentifikasi molekul sulit deteksi dari fitoplankton laut.
  • Senyawa kimia berbeda tiap fitoplankton menentukan komunitas bakteri pendukung ekonomi mikroba laut.
  • Molekul yang dilepaskan fitoplankton menyumbang signifikan pada siklus karbon dan kebutuhan nutrisi bakteri.

Suara.com - Penelitian terbaru yang dipimpin Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI) dan Columbia University mengungkap jenis-jenis molekul yang dilepaskan oleh fitoplankton di laut.

Molekul ini selama ini sulit dideteksi, tetapi ternyata berperan penting dalam menopang kehidupan mikroba sekaligus menggerakkan siklus karbon Bumi.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Fitoplankton adalah organisme mikroskopis yang hidup di permukaan laut. Seperti tumbuhan, mereka menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi karbon organik melalui fotosintesis. Setiap tahun, proses ini memindahkan puluhan miliar ton karbon dan berkontribusi terhadap produksi oksigen yang kita hirup.

Namun, bagaimana karbon tersebut berpindah ke organisme lain di laut selama ini belum sepenuhnya dipahami. Salah satu alasannya, senyawa yang dilepaskan fitoplankton berukuran sangat kecil, sulit terdeteksi di air laut yang asin, dan cepat dikonsumsi oleh mikroba lain.

Ilustrasi lautan (Dimitris Vetsikas/Pixabay)
Ilustrasi lautan (Dimitris Vetsikas/Pixabay)

Dalam studi ini, peneliti mengamati enam spesies fitoplankton dalam kondisi laboratorium yang terkontrol. Mereka menggunakan metode penandaan kimia untuk mengidentifikasi molekul kecil yang dilepaskan. Hasilnya, senyawa tersebut menyumbang hingga 23% dari total karbon organik terlarut yang dihasilkan fitoplankton.

Peneliti juga menemukan bahwa setiap jenis fitoplankton menghasilkan kombinasi molekul yang berbeda. Molekul ini tidak hanya mengandung karbon, tetapi juga unsur lain seperti nitrogen, fosfor, dan sulfur. Perbedaan “menu kimia” ini menentukan jenis bakteri yang bisa bertahan hidup di suatu wilayah laut.

Artinya, hubungan antara fitoplankton dan bakteri membentuk semacam “ekonomi mikroba” di laut. Molekul yang dilepaskan fitoplankton menjadi “mata uang” yang digunakan oleh mikroorganisme untuk bertahan hidup dan berkembang.

Dengan menggabungkan data laboratorium dan pemodelan global, peneliti memperkirakan molekul dari fitoplankton dapat memenuhi hingga 5% kebutuhan karbon harian bakteri laut paling melimpah, yaitu kelompok SAR11.

baca juga

Penelitian ini menjadi penting karena sebagian besar siklus karbon Bumi terjadi melalui interaksi mikroorganisme di laut. Dengan memahami jenis molekul yang dipertukarkan, ilmuwan dapat membangun model yang lebih akurat tentang bagaimana karbon bergerak di ekosistem laut.

Ke depan, peneliti akan mengkaji bagaimana perubahan lingkungan—seperti kenaikan suhu, keterbatasan nutrisi, dan pengasaman laut—mempengaruhi molekul yang dihasilkan fitoplankton serta dampaknya terhadap komunitas mikroba.

Temuan ini membuka jalan baru untuk memahami peran tersembunyi mikroorganisme laut dalam menjaga keseimbangan iklim Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Sisi Gelap Fast Fashion: Industri Fesyen Penyumbang 10 Persen Emisi Global, Apa yang Bisa Dilakukan?

Sisi Gelap Fast Fashion: Industri Fesyen Penyumbang 10 Persen Emisi Global, Apa yang Bisa Dilakukan?

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×