Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian
Menakaer Yassierli saat melepas pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara dalam program mudik gratis di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026) (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial ideal tidak hanya bertumpu pada pemenuhan hak normatif semata, melainkan harus dibangun di atas kepedulian bersama antara manajemen dan pekerja. Pesan ini disampaikannya saat melepas program mudik gratis bagi pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).

Menurut Yassierli, hubungan industrial yang sehat tidak cukup hanya berbicara soal upah, regulasi kerja, maupun kepatuhan administratif perusahaan terhadap kewajiban pekerja. Lebih dari itu, diperlukan keterlibatan emosional dan rasa saling peduli agar perusahaan dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus menciptakan rasa dihargai di kalangan pekerja.

Menaker mengibaratkan relasi antara manajemen dan pekerja sebagai dua roda gigi yang harus bergerak bersama. Jika hanya satu pihak yang aktif, kinerja perusahaan tidak akan berjalan optimal. Namun ketika keduanya bergerak selaras, perusahaan dapat melaju lebih cepat dan produktivitas meningkat.

“Hubungan manajemen dan pekerja harus seperti dua roda gigi. Jika selama ini hanya satu yang bergerak, hasilnya tidak maksimal. Ketika keduanya berjalan bersama, perusahaan bisa melaju lebih cepat. Di situlah tujuan kita, saat manajemen memperhatikan kesejahteraan pekerja dan pekerja juga memiliki kepedulian untuk memajukan perusahaan,” jelas Menaker Yassierli.

Ia menilai bahwa mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan yang manfaatnya langsung dirasakan pekerja. Bagi para pekerja, mudik bukan hanya perjalanan pulang kampung, namun momentum penting untuk berkumpul dengan keluarga secara aman dan nyaman saat Hari Raya Lebaran.

Karena itu, Yassierli memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menghadirkan program mudik gratis bagi pekerja. Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak semata berorientasi kepada target produksi, melainkan ikut memperhatikan kebutuhan sosial dan emosional pekerja dalam momen penting.

“Ini menunjukkan dunia usaha memiliki kepedulian terhadap pekerja. Pemerintah tentu mendukung program-program seperti ini,” tandas Menaker Yassierli.

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyoroti aspek keselamatan selama periode mudik, khususnya bagi pengemudi dan kernet angkutan. Ia menyebutkan bahwa dua faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kondisi kendaraan serta kesiapan pengemudi.

Oleh karena itu, kesiapan fisik dan mental pengemudi harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Ia menjelaskan, pada tahun ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia serta sejumlah perguruan tinggi untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kernet bus di enam wilayah.

baca juga
Menaker Yassierli memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menghadirkan program mudik gratis bagi pekerja (Dok: Kemnaker)
Menaker Yassierli memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menghadirkan program mudik gratis bagi pekerja (Dok: Kemnaker)

Pemeriksaan itu meliputi tes kesehatan hingga uji kewaspadaan berbasis komputer guna memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima sebelum menjalankan tugas. Melalui alat khusus, tingkat kewaspadaan pengemudi dapat diukur hanya dalam lima menit.

“Kami memiliki alat untuk mengukur tingkat kewaspadaan pengemudi dalam waktu singkat. Dari hasil itu bisa diketahui apakah pengemudi dalam kondisi fit atau tidak,” jelasnya.

Menaker mengungkapkan, rendahnya tingkat kewaspadaan pengemudi umumnya dipicu kurangnya waktu istirahat. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal berpotensi menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

“Tidak cukup hanya ditanya apakah sudah cukup tidur. Saat diuji, tingkat kewaspadaannya rendah. Setelah ditelusuri, ternyata mereka hanya tidur dua sampai tiga jam. Ini yang menjadi perhatian serius,” tegas Yassierli.

Ia pun mengimbau para pengemudi angkutan umum agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan serta waktu istirahat sebelum bertugas. Menurutnya, keselamatan penumpang sangat bergantung pada kesiapan pengemudi dalam menjalankan tanggung jawab di perjalanan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11 WIB

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:44 WIB

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM

Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:48 WIB

PNM Hadirkan Cici Rosa, Bazar Ramadan Buka Akses Pasar Bagi Ribuan Nasabah

PNM Hadirkan Cici Rosa, Bazar Ramadan Buka Akses Pasar Bagi Ribuan Nasabah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×