Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Erick Tanjung | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir usai melaksanakan shalat Idulfitri di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (20/3/2026). [Suara.com/Hiskia]
  • Haedar Nashir ajak masyarakat tidak peruncing perbedaan penetapan hari raya Idulfitri.
  • Muhammadiyah dorong pembentukan kalender Islam global tunggal sesuai Konsensus Turki 2016.
  • Tokoh agama diminta jaga suasana kondusif dan beri teladan persatuan bangsa.

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau masyarakat untuk tidak memperuncing perbedaan dalam penetapan Idulfitri. Ia menegaskan bahwa perbedaan metode merupakan hal yang lumrah dan tidak sepatutnya menjadi alasan untuk saling menyalahkan.

"Kita tidak perlu mempertajam perbedaan. Pertama, karena kita sudah terbiasa dengan perbedaan ini. Kedua, tidak perlu mencari argumen untuk membenarkan diri sendiri sembari menghakimi pihak lain yang berbeda pandangan," ujar Haedar usai melaksanakan shalat Idulfitri di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (20/3/2026).

Haedar berpesan kepada para tokoh agama agar menjaga kondusivitas melalui pernyataan yang menyejukkan. Menurutnya, menjaga kekhusyukan ibadah serta persaudaraan jauh lebih utama daripada terjebak dalam ego sektoral.

"Para tokoh agama sebaiknya menghindari ujaran yang dapat memperkeruh suasana di masyarakat. Mari jalani Idulfitri dengan khusyuk guna memupuk kesalehan jiwa dan pikiran," tambahnya.

Ia juga meminta para elite nasional untuk menjadi uswatun hasanah atau teladan dalam menjaga persatuan, perdamaian, serta kemajuan bangsa.

Visi Kalender Islam Global Tunggal

Meskipun mengapresiasi kedewasaan bangsa Indonesia dalam menyikapi perbedaan, Haedar menaruh harapan besar pada terwujudnya kalender Islam global tunggal sebagai solusi jangka panjang bagi umat Muslim di seluruh dunia.

"Harapannya ke depan, dunia Islam memiliki kalender global tunggal agar tidak terus terjadi perbedaan. Kita bisa merujuk pada Konsensus Turki tahun 2016," tuturnya.

Visi besar ini, menurut Haedar, memerlukan dialog terbuka dengan pikiran jernih serta didasari oleh penguasaan ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah melalui Tim Tarjih telah aktif melakukan kajian dan diskusi selama satu tahun terakhir sebagai bentuk komitmen menjalankan konsensus internasional tersebut. Ia mengibaratkan kesatuan kalender ini selayaknya pelaksanaan shalat Jumat secara global.

"Ibarat shalat Jumat, harinya sama dan tanggalnya sama di seluruh dunia Islam, hanya jam pelaksanaannya saja yang menyesuaikan zona waktu masing-masing," pungkas Haedar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 yang Sopan untuk Kolega dan Kenalan

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 yang Sopan untuk Kolega dan Kenalan

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:51 WIB

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Grup WhatsApp Tetangga Agar Makin Akrab

15 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Grup WhatsApp Tetangga Agar Makin Akrab

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:40 WIB

7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026

7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:46 WIB

Terkini

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB