Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 09:44 WIB
Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina
Militer Israel hancurkan jembatan vital Lebanon sementara kekerasan pemukim meningkat tajam di Tepi Barat. (Reuters)
baca 10 detik
  • Israel hancurkan jembatan strategis Qasmiyeh di Lebanon untuk memutus jalur logistik Hizbullah.

  • Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk keras serangan infrastruktur sebagai persiapan invasi darat.

  • Eskalasi kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat mengakibatkan pembakaran properti warga Palestina.

Suara.com - Situasi keamanan di wilayah Lebanon Selatan kembali mencekam setelah militer Israel melancarkan operasi udara.

Pasukan IDF menargetkan berbagai infrastruktur yang diklaim sebagai jalur logistik militer bagi kelompok Hizbullah.

Operasi yang berlangsung pada Minggu (22/3) tersebut menyebabkan kepulan asap tebal di wilayah utara Kota Tirus.

Salah satu target utama dalam serangan udara ini adalah jembatan Qasmiyeh yang membentang di atas Sungai Litani.

Penghancuran akses transportasi tersebut memicu gangguan besar pada konektivitas desa-desa di wilayah distrik Tirus.

Israel berdalih bahwa fasilitas publik tersebut kerap dimanfaatkan oleh milisi pendukung Iran untuk mobilisasi pasukan.

Namun, langkah sepihak ini mendapat respons yang sangat keras dari pemerintah Lebanon di Beirut.

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, secara terbuka meluapkan kemarahannya terhadap aksi penghancuran yang diperintahkan Benjamin Netanyahu.

Aoun menyatakan, "Mengutuk penargetan dan penghancuran infrastruktur serta fasilitas vital di Lebanon selatan oleh Israel, khususnya jembatan Qasmiyeh di atas Sungai Litani dan jembatan-jembatan lainnya."

baca juga

Pemimpin Lebanon tersebut melihat tindakan militer ini sebagai sinyal awal akan adanya pergerakan pasukan darat.

Menurut pihak kepresidenan, aksi militer Israel akhir pekan lalu telah melampaui batas diplomasi internasional.

"Serangan-serangan ini merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Lebanon, dan dianggap sebagai pendahuluan invasi darat," kata Aoun.

Menteri Pertahanan Israel sendiri telah menginstruksikan pasukannya untuk merobohkan lebih banyak jembatan yang dicurigai.

Di sisi lain, intensitas baku tembak antara kedua belah pihak kian memakan banyak korban jiwa.

Hizbullah tercatat mulai meluncurkan serangan balasan sejak awal Maret lalu sebagai respons atas kematian pimpinan tertinggi Iran.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya empat nyawa melayang dalam dua gelombang serangan terakhir di selatan.

Selama tiga minggu masa konflik, otoritas setempat mencatat total kematian telah mencapai 1.029 orang.

Kondisi ini semakin diperparah dengan jumlah pengungsi yang kini telah melampaui angka satu juta jiwa.

Di pihak Israel, serangan roket dari arah Lebanon dilaporkan telah menewaskan satu warga sipil pekan ini.

Dua personel tentara IDF sebelumnya juga dinyatakan gugur dalam operasi militer yang berlangsung di wilayah perbatasan.

Ketegangan tidak hanya terjadi di Lebanon, namun juga menjalar hebat ke wilayah pendudukan Tepi Barat.

Kelompok pemukim Israel dilaporkan melakukan aksi kekerasan sistematis terhadap penduduk sipil Palestina dan properti mereka.

Laporan dari kantor berita WAFA menyebutkan adanya pembakaran rumah dan kendaraan milik warga di desa Fandaqumiya.

Saksi mata menggambarkan situasi mengerikan saat gerombolan pemukim menyerbu pemukiman secara tiba-tiba pada Sabtu malam.

Warga yang mencoba mempertahankan tempat tinggal mereka justru berakhir dengan luka-luka akibat serangan fisik.

Pihak militer Israel (IDF) mengonfirmasi adanya keterlibatan warga sipil mereka dalam aksi kerusuhan di desa-desa Palestina.

Melalui keterangan resminya, IDF mengklaim telah mengerahkan polisi perbatasan untuk meredam situasi yang tidak terkendali tersebut.

"Tadi malam, pasukan IDF dan polisi perbatasan dikerahkan ke beberapa desa Palestina menyusul laporan tentang warga sipil Israel yang melakukan tindakan pembakaran terhadap bangunan dan properti, serta terlibat dalam kerusuhan di daerah tersebut," demikian pernyataan IDF.

Pihak keamanan menyatakan tidak membenarkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh kelompok pemukim di wilayah konflik.

"Pasukan keamanan mengutuk kekerasan dalam bentuk apa pun dan akan terus bertindak untuk menjaga keamanan penduduk dan ketertiban umum di daerah tersebut," imbuhnya.

Kepresidenan Palestina menuding pemerintah sayap kanan Israel memberikan perlindungan penuh terhadap aksi teror pemukim ini.

Sejak pecahnya perang besar pada akhir Februari lalu, tingkat kekerasan di Tepi Barat memang meroket tajam.

Data Kementerian Kesehatan di Ramallah menunjukkan enam warga Palestina tewas ditembak pemukim sejak awal Maret.

Secara kumulatif, setidaknya 1.050 warga Palestina telah kehilangan nyawa di tangan pasukan atau pemukim Israel.

Di sisi lain, tercatat 45 warga Israel tewas akibat serangan balasan dari pejuang Palestina selama operasi berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:07 WIB

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:58 WIB

Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global

Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:57 WIB

Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027

Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:55 WIB

Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu

Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:54 WIB

×