Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Fabiola Febrinastri

Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
Warsana bersama istri dan anaknya di depan rumah baru mereka di Kampung Nelayan Sejahtera, Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu. Usai salat Idulfitri di masjid setempat, Sabtu (21/3/2026) mereka merayakan lebaran pertama dengan rasa tenang. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Angin laut berhembus pelan pada Sabtu pagi. Suara takbir mengalun dari masjid di Kampung Nelayan Sejahtera, Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Bagi Warsana (42), suasana hari raya Idul Fitri tahun ini terasa berbeda, rasanya lebih senang dan lebih tenang. Bukan karena baju baru atau hidangan yang melimpah. Tapi karena untuk pertama kalinya, Warsana dan keluarga bisa merayakan lebaran tanpa dihantui rasa cemas.

“Lebaran tahun ini rasanya lebih senang, lebih tenang. Kebersihan di sini terasa sekali, suasananya juga nyaman. Jadi walaupun enggak punya banyak, tetap bisa ngerasain bahagia bareng keluarga,” ujarnya.

Warsana tinggal bersama sang istri, Kadmina (39), serta ketiga anaknya. Kehidupan Warsana sebelumnya jauh dari kata tenang. Sejak remaja ia sudah melaut, mengikuti jejak keluarganya sebagai nelayan. Setiap dini hari ia berangkat mencari ikan, lalu kembali siang hari dengan hasil yang tak selalu pasti.

Setelah berkeluarga, yang paling mengganggu pikiran Warsana bukan lagi hanya hasil tangkapan. Melainkan keluarga yang ditinggalkan di rumah yang rawan banjir rob.

“Kalau lagi kerja itu pasti ada rasa khawatir. Kepikiran terus rumah banjir, kepikiran anak istri. Tapi mau gimana, kalau khawatir terus, kerja juga jadi enggak fokus. Jadi ya ditahan saja, yang penting tetap jalan cari nafkah,” katanya.

Rumahnya di blok Pangpang, Desa Eretan Kulon yang ditempati sejak 2014 perlahan tak lagi layak huni. Banjir rob datang berulang, membawa air laut yang merendam lantai dan merusak hampir seluruh isi rumah. Kondisi lingkungan yang tidak sehat juga berdampak pada anak-anaknya.

“Anak-anak itu sering sakit, kadang sakit perut, kadang gatal-gatal. Airnya asin, lingkungannya juga kurang bersih, jadi kesehatan mereka sering terganggu,” kenangnya.

Puncaknya terjadi pada akhir 2022 saat banjir datang sangat parah. Istri Warsana tengah hamil besar dan akan melahirkan anak ketiga mereka. Sang istri harus dievakuasi dengan cara dibopong menggunakan kasur ke rumah orang tua. Tak lama setelah itu, rumah mereka roboh.

baca juga

“Waktu itu ya sudah, enggak kepikiran yang lain. Yang penting keluarga selamat dulu. Rumah bisa dicari lagi, tapi kalau keluarga kenapa-kenapa itu yang enggak tergantikan,” ucapnya.

Setelah kejadian itu, Warsana dan keluarganya sempat mengungsi dan tinggal sementara di rumah orang tuanya. Di tengah keterbatasan, ia tetap berusaha bertahan sambil menunggu harapan akan tempat tinggal yang lebih layak.

Harapan itu muncul sejak Warsana dan keluarga menempati Kampung Nelayan Sejahtera pada tahun 2025 yang merupakan inisiasi Kementerian Sosial, pemerintah daerah, Baznas, BNPB, TNI-Polri dan berbagai pihak lain.

Kampung ini dibangun sebagai hunian layak bagi nelayan yang sebelumnya tinggal di wilayah rawan rob. Sebanyak 93 rumah tipe 36 berdiri di kawasan ini, lengkap dengan dua kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi.

Tak hanya rumah, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari akses air bersih, sanitasi, jaringan listrik, hingga fasilitas sosial seperti masjid, taman anak dan lansia, serta ruang-ruang pemberdayaan ekonomi seperti sentra UMKM bagi keluarga nelayan.

“Alhamdulillah sekarang jauh lebih baik. Tempatnya bersih, airnya lebih layak, anak-anak juga jadi lebih sehat. Kita sebagai orang tua juga jadi lebih tenang, nggak was-was lagi kalau lagi kerja ninggalin keluarga di rumah,” kata Warsana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup

TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:19 WIB

Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran

Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:23 WIB

Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!

Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:04 WIB

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:38 WIB

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:35 WIB

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×