Meski begitu, Warsana tetap bekerja keras. Selain melaut, ia juga mengambil pekerjaan tambahan yaitu buruh harian di TPI Eretan Kulon, hingga ojek barang pesanan warga. Semua itu ia lakukan demi keluarganya.
“Sekarang saya berusaha kerja apa saja yang penting halal. Yang penting anak-anak bisa sekolah, bisa makan, dan kehidupan ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.
Lebaran yang dulu dirasa hanya lewat begitu saja, tahun ini menjadi momen yang sangat berarti bagi Warsana dan keluarga. Ia memilih merayakannya sederhana, cukup bersama keluarga kecilnya di rumah baru mereka.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami. Dengan adanya tempat ini, kehidupan kami jadi jauh lebih baik, lebih layak, dan lebih tenang,” ucapnya.

Lebaran bukan lagi sekadar perayaan bagi Warsana. Namun, tentang rasa aman yang dulu tak pernah ia miliki. Tentang rumah yang tak lagi terendam air. Tentang anak-anak yang bisa tumbuh lebih sehat. ***