Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
Rudal kiamat Iran (Yourmediaagency)
baca 10 detik
  • Rudal Iran menghantam sebuah gedung di Yerusalem dan melukai satu orang warga sipil.

  • Turki mengusulkan gencatan senjata singkat untuk memulai dialog perdamaian antara pihak yang berkonflik.

  • Ketegangan meningkat setelah serangan gabungan Amerika-Israel dan tuntutan penghentian program nuklir Iran.

Di tengah memanasnya hujan rudal Pemerintah Turki mulai mengajukan proposal gencatan senjata dalam durasi singkat.

Langkah ini diambil Ankara agar proses negosiasi perdamaian bisa segera dimulai tanpa ada pertumpahan darah.

Sumber diplomatik menyebut Turki terus berkomunikasi aktif dengan pihak Amerika Serikat maupun Iran secara intensif.

Kementerian Luar Negeri Turki kini sedang berupaya membentuk koalisi perundingan bersama negara-negara di wilayah Eropa.

Pembentukan kelompok ini bertujuan untuk menekan pengaruh Israel dan mencari solusi konkret guna mengakhiri peperangan.

Pihak Ankara secara terbuka meragukan komitmen jangka panjang Israel untuk benar-benar menghentikan agresi militer mereka.

Hal ini menjadi dasar kekhawatiran apakah kesepakatan damai nantinya bisa berjalan efektif atau hanya sementara.

Hambatan besar lainnya muncul dari tuntutan Donald Trump yang mewajibkan Iran menghentikan total program pengayaan uranium.

Syarat berat tersebut dianggap menjadi batu sandungan yang membuat meja perundingan sering kali menemui jalan buntu.

baca juga

Konflik terbuka ini sebenarnya sudah mencapai titik didih sejak akhir bulan Februari tahun 2026 yang lalu.

Tepat pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer udara secara masif ke wilayah Iran.

Serangan tersebut menyasar infrastruktur vital di Teheran dan menyebabkan kerugian besar serta jatuhnya korban nyawa manusia.

Iran kemudian memberikan respon dengan melakukan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika di seluruh Timur Tengah.

Aksi saling balas ini memicu kekhawatiran dunia internasional akan terjadinya perang skala besar yang tidak terkendali.

Pihak Amerika dan Israel berdalih serangan mereka dilakukan demi menjaga keamanan dunia dari ancaman nuklir Iran.

Namun banyak analis menilai bahwa agenda sebenarnya adalah upaya paksa untuk melakukan pergantian kekuasaan di Iran.

Hingga saat ini kondisi di Timur Tengah masih sangat dinamis dengan pergerakan militer yang sulit diprediksi.

Warga sipil menjadi pihak yang paling terdampak akibat ketidakpastian politik dan keamanan di wilayah konflik tersebut.

Dunia kini menanti apakah proposal damai dari Turki akan diterima oleh pihak-pihak yang sedang berseteru saat ini.

Keamanan global sangat bergantung pada keberhasilan negosiasi yang sedang diupayakan oleh berbagai mediator internasional di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB