Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
Mojtaba Khamenei (Jerusalem Post)
baca 10 detik
  • Iran memilih strategi perang pelemahan demi menjaga stabilitas rezim pasca kematian pemimpinnya.

  • Kehilangan banyak tokoh kunci tidak menyurutkan ambisi Teheran untuk memperluas target serangan global.

  • Perpanjangan durasi konflik digunakan sebagai alat negosiasi dan restrukturisasi komando militer internal.

Suara.com - Struktur kekuasaan tertinggi di Iran saat ini tengah berada dalam guncangan yang sangat hebat.

Kehilangan sosok Pemimpin Tertinggi menjadi hantaman telak bagi stabilitas politik di negara tersebut.

Publik kini mempertanyakan keberadaan Mojtaba Khamenei yang dijadwalkan menjadi penerus takhta ayahnya.

Sosok tersebut tidak lagi menampakkan diri di hadapan khalayak sejak insiden maut yang merenggut nyawa sang ayah.

Kondisi ini memicu spekulasi besar mengenai siapa individu yang sebenarnya memegang kendali pemerintahan saat ini.

Daftar kerugian Iran semakin panjang dengan tewasnya Ali Larijani yang dikenal sebagai otak strategi perang.

Kematian Larijani sebagai pengambil keputusan de facto meninggalkan lubang besar dalam manajemen konflik mereka.

Sektor pertahanan, intelijen, hingga keamanan nasional turut kehilangan figur-figur senior dalam waktu singkat.

Bahkan, sejumlah komandan paling berpengaruh di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan telah gugur.

baca juga

Kendati kepemimpinan mereka seolah telah dipenggal, Teheran justru menunjukkan tanda-tanda enggan untuk mundur.

Iran kini lebih memilih untuk memberikan sinyal kuat akan kesediaan mereka memperlama durasi peperangan.

Keyakinan mereka bukan terletak pada kemenangan cepat, melainkan pada ketahanan jangka panjang yang melelahkan lawan.

Provokasi terbaru muncul dari seorang komandan senior Iran yang memperingatkan perluasan jangkauan serangan mereka.

Ia menyebutkan bahwa bahkan “taman, area rekreasi, dan tempat wisata” dapat menjadi sasaran militer di masa depan.

Pernyataan yang dikutip oleh Al Jadeed Lebanon ini menandakan pergeseran target ke arah objek non-militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

Terkini

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Fenomena Hujatan Massal di Medsos: Kenapa Orang Lebih Berani Jahat di Kolom Komentar?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

Bukan Anti-Sains, Ini Maksud Sebenarnya Kritik Prabowo Soal Pakar Menurut Pigai

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:51 WIB

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

IHSG Masih Lesu ke Level 6.200, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:50 WIB

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

×