Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Arief Apriadi

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia
Benjamin Netanyahu (ig/b.netanyahu)
baca 10 detik
  • Iran melancarkan serangan balasan dahsyat yang menargetkan kota Dimona dan Arad di Israel.
  • PM Netanyahu bereaksi dengan menyebutnya "malam yang sangat sulit" dan menuduh Iran sengaja menargetkan warga sipil, sebuah sikap yang dinilai "playing victim".
  • Para analis politik menyebut seruan Netanyahu sebagai contoh nyata politik kemunafikan, mengingat rekam jejak operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon.

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menjadi arsitek serangan yang mengubah kawasan Timur Tengah menjadi ladang darah, kini mendadak berteriak meminta pertolongan dunia.

Sikap ini muncul setelah negaranya merasakan langsung balasan dahsyat dari Iran yang sukses menargetkan kota Dimona dan Arad, sebagaimana dikutip media Turki, Haberler, Selasa (24/3/2025).

Netanyahu kini memainkan peran sebagai korban (playing victim) dengan menuduh Iran secara sengaja menargetkan warga sipil, sebuah narasi yang sangat kontras dengan tindakan militernya sendiri selama ini.

Operasi pembalasan intensif yang dilancarkan Teheran untuk menargetkan sasaran-sasaran strategis di Israel tadi malam sukses mengguncang keseimbangan di kawasan tersebut.

Serangan Iran yang mengubah kota Dimona dan Arad menjadi puing-puing digambarkan secara langsung oleh Netanyahu sebagai "malam yang sangat sulit."

Di tengah suasana panik yang menyelimuti pemerintahan Tel Aviv, Netanyahu yang sebelumnya mengabaikan hak hidup anak-anak, orang tua, dan keluarga, kini justru menggunakan isu tersebut sebagai tameng politik.

Pemerintahan Netanyahu yang telah secara sistematis melakukan penghancuran di Jalur Gaza, menargetkan setiap titik mulai dari pemukiman sipil hingga tempat ibadah, tiba-tiba saja teringat akan "hak asasi manusia".

Pemimpin Israel yang kerap mengabaikan hak hidup anak-anak dan lansia dalam serangannya sendiri, kini mengklaim bahwa rudal Iran sengaja menargetkan warga sipil dan meminta bantuan komunitas internasional.

Dalam pengumuman resminya, Netanyahu secara langsung menargetkan Iran dan menggunakan bahasa yang sangat keras untuk menarik simpati global.

baca juga

"Iran sekali lagi telah membuktikan diri sebagai musuh peradaban dan ancaman bagi dunia bebas dalam 48 jam terakhir. Iran menargetkan area sipil, niat mereka adalah membunuh warga sipil," kata Benjamin Netanyahu.

"Mereka menargetkan anak-anak, keluarga, dan orang tua dengan rudal teroris, mengancam situs-situs suci Yerusalem, meluncurkan rudal jarak jauh, dan mencoba memeras dunia melalui Selat Hormuz. Saya bertanya kepada para pemimpin dunia bebas: Apa yang kalian tunggu? Israel berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk kalian semua," tegasnya.

Namun, teriakan Netanyahu yang kini berbicara tentang perlindungan situs suci dan hak asasi manusia justru tidak mendapat respons positif di mata opini publik dunia.

Para analis politik mencatat perubahan sikap pemerintah Israel yang mengabaikan nilai-nilai suci dan kehidupan sipil dalam operasinya sendiri, menjadi peran "korban" ketika diserang sebagai contoh paling nyata dari politik kemunafikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47 WIB

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:42 WIB

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB