Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB
Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran
Mohammad Bagher Ghalibaf (EPA)
  • Mohammad Bagher Ghalibaf disebut Donald Trump sebagai sosok kunci dalam negosiasi perdamaian Iran.

  • Ketua Parlemen Iran secara tegas membantah adanya pembicaraan diplomatis resmi dengan pihak Amerika.

  • Ghalibaf menuding isu negosiasi sengaja disebar untuk memanipulasi pasar minyak dan keuangan global.

Suara.com - Dunia internasional saat ini tengah digemparkan oleh kabar mengenai keterlibatan Ketua Parlemen Iran dalam diplomasi tingkat tinggi.

Mohammad Bagher Ghalibaf kini santer disebut sebagai figur yang dilirik oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sosok ini diproyeksikan bakal menjadi rekan diskusi strategis bahkan kandidat pemimpin masa depan bagi Negeri Para Mullah tersebut.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Ghalibaf memegang peranan vital dalam upaya menghentikan ketegangan bersenjata antara kedua negara.

Laporan dari Al Jazeera mengungkapkan posisi sentral pria ini dalam memediasi kepentingan Teheran dengan Washington baru-baru ini.

Pria yang lahir pada tahun 1961 di wilayah Torqabeh ini memiliki latar belakang yang sangat kental dengan militer.

Masa mudanya banyak diwarnai oleh gejolak Revolusi Islam 1979 yang mengubah peta politik Iran secara drastis.

Sebelum terjun ke dunia politik praktis, ia merupakan seorang pilot andalan di satuan Angkatan Udara Iran.

Karier birokrasinya terbilang sangat cemerlang dengan menduduki berbagai posisi strategis di struktur pemerintahan yang sangat kuat.

Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Nasional sebelum akhirnya melangkah menuju kursi eksekutif daerah.

Selama bertahun-tahun, Ghalibaf juga dikenal luas oleh publik saat mengemban amanah sebagai Wali Kota Teheran.

Sejak tahun 2020, ia resmi menduduki kursi Ketua Parlemen Iran untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Ali Larjani.

Meski memiliki pengaruh besar, perjalanannya menuju kursi kepresidenan Iran tidak selalu berjalan dengan mulus sesuai harapan.

Ia tercatat beberapa kali mengikuti kontestasi pemilihan presiden namun keberuntungan belum berpihak penuh kepada dirinya di masa lalu.

Pada pemilu 2024, sosok ini menempati posisi ketiga di bawah Masoud Pezeshkian serta berada di belakang Saeed Jalili.

Ghalibaf sering kali dikategorikan sebagai politisi dari kelompok garis keras yang memiliki prinsip sangat teguh.

Walaupun media Amerika Serikat gencar memberitakan namanya, pihak internal Teheran memberikan pernyataan yang jauh berbeda.

Tokoh senior ini secara tegas memberikan klarifikasi bahwa sebenarnya komunikasi resmi dengan pihak Amerika belum terjadi.

Bahkan ia sempat melontarkan kritik pedas melalui media sosial terkait strategi perang yang diterapkan oleh Donald Trump.

Respon keras ini menunjukkan adanya dinamika yang sangat kompleks di balik meja perundingan yang tengah dibicarakan dunia.

Laporan dari AFP mengonfirmasi bahwa Ghalibaf secara terbuka menepis klaim adanya dialog khusus dengan pihak Gedung Putih.

Pernyataan ini muncul tepat setelah Donald Trump mengklaim bahwa proses pembicaraan antar kedua negara sedang berlangsung intensif.

Ghalibaf merasa perlu meluruskan informasi tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman yang meluas di mata masyarakat global.

Ia menggunakan platform media sosial X untuk menyuarakan keberatan serta memberikan fakta versi pemerintahannya secara langsung.

Ketegasan ini diambil untuk menjaga stabilitas internal di tengah tekanan ekonomi dan ancaman militer yang terus membayangi.

Melalui unggahannya, ia menekankan bahwa kabar yang beredar luas di media asing hanyalah sebuah manipulasi belaka.

"Tidak ada negosiasi yang dilakukan dengan AS, dan berita palsu digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta menghindari jebakan yang menjebak AS dan Israel," kata Ghalibaf dalam sebuah unggahan di X.

Kutipan tersebut menjadi penegas bahwa posisi Iran saat ini masih sangat berhati-hati dalam merespon sinyal dari Washington.

Ia menuding ada agenda tersembunyi di balik penyebaran informasi negosiasi yang dianggapnya tidak berdasar pada realitas.

Tujuannya adalah untuk menjaga kedaulatan negara dari intervensi yang mungkin merugikan sektor ekonomi krusial seperti minyak bumi.

Kabar burung mengenai negosiasi ini memang sempat memberikan dampak pada fluktuasi harga komoditas penting di pasar dunia.

Banyak investor yang memantau setiap pergerakan politik antara Teheran dan Washington untuk menentukan langkah strategis mereka.

Namun dengan adanya bantahan resmi ini, tensi di pasar finansial diharapkan bisa kembali stabil dan tidak terpengaruh hoaks.

Hingga saat ini, posisi Mohammad Bagher Ghalibaf tetap menjadi magnet informasi bagi para pengamat politik internasional di seluruh dunia.

Dunia kini menanti apakah klaim Trump atau bantahan Ghalibaf yang akan terbukti menjadi kenyataan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB