Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:13 WIB
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
Perang Iran (Times of Islamabad)
baca 10 detik

Negara Teluk bersiap terlibat perang melawan Iran demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan.

Arab Saudi mulai mengizinkan pangkalan udaranya digunakan Amerika Serikat untuk operasi serangan udara.

Uni Emirat Arab mengancam bekukan miliaran dolar aset Iran untuk menekan sumber pendanaan militer.

Suara.com - Kondisi geopolitik perang di kawasan Timur Tengah kini sedang berada pada titik didih yang sangat mengkhawatirkan.

Sejumlah negara yang menjadi mitra strategis Amerika Serikat mulai menunjukkan sinyal kuat untuk terlibat perang.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa stabilitas keamanan di wilayah tersebut terancam oleh aktivitas militer Teheran Iran.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab kini dilaporkan semakin condong untuk bekerja sama dengan pihak Israel.

Langkah ini diambil setelah serangkaian serangan dari Iran dianggap telah merusak stabilitas ekonomi negara-negara Teluk.

Teheran juga dinilai terus berusaha memperkuat pengaruh politik dan militer mereka di wilayah Selat Hormuz.

Media internasional mengungkapkan bahwa kerja sama ini akan memperkuat daya gempur serangan udara militer Amerika Serikat.

Selain itu, aliansi baru ini bertujuan untuk memutus jalur pendanaan yang selama ini menyokong kekuatan Iran.

Pihak otoritas di negara-negara Teluk memang belum secara terbuka mengirimkan pasukan tempur mereka ke garis depan.

baca juga

Namun tekanan publik dan kebutuhan keamanan dalam negeri membuat mereka mulai merubah haluan politik luar negeri.

Sebelumnya negara-negara di kawasan kaya energi tersebut sangat menghindari konfrontasi bersenjata secara langsung dengan pihak Iran.

Kini persepsi tersebut berubah drastis seiring dengan meningkatnya ancaman perluasan pengaruh Teheran di Timur Tengah.

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah membuka pintu bagi militer Amerika Serikat untuk beroperasi secara lebih leluasa.

Fasilitas militer di Pangkalan Udara King Fahd kini disiapkan untuk mendukung pergerakan pasukan udara sekutu barat.

Kebijakan ini merupakan titik balik besar karena sebelumnya Riyadh sangat melarang penggunaan wilayah udara mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus

Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:59 WIB

Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran

Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:41 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

×