Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman disebut mendorong Presiden AS Donald Trump untuk terus memerangi Iran sampai rezim di Teheran runtuh. [Tangkapan layar Youtube The White House]
  • Putra Mahkota Mohammad bin Salman Arab Saudi mendorong Presiden Donald Trump agar terus memerangi Iran karena peluang menggulingkan rezimnya dinilai langka.
  • Arab Saudi khawatir jika Iran runtuh, elemen militer akan mengambil alih dan menyerang infrastruktur minyak negara mereka.
  • Secara resmi, Riyadh menyangkal dorongan tersebut dan menyatakan fokus utama mereka adalah pada resolusi damai konflik.

Suara.com - Pemimpin de facto Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman terus mendorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memerangi Iran. Putra Mahkota Arab Saudi itu mengatakan kesempatan untuk menumbangkan rezim Iran tidak akan datang untuk kedua kalinya seperti saat ini.

Informasi ini diwartakan oleh surat kabar The New York Times pada Selasa (24/3/2026) berdasarkan wawancara dengan sejumlah sumber dari internal pemerintahan Amerika Serikat yang mengetahui pembicaraan Trump dengan Bin Salman.

Dalam pembicaraan antara dua pemimpin itu pada pekan lalu, Pangeran Bin Salman mendesak Trump untuk terus menyerang Iran hingga rezim yang saat ini berkuasa tumbang. Menurut sang pangeran, jika rezim saat ini masih dibiarkan berkuasa maka kawasan Teluk tidak akan aman dalam jangka panjang.

Pandangan Bin Salman ini mirip dengan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Tapi ada bedanya. Netanyahu merasa cukup jika rezim tumbang dan Iran menjadi negara gagal yang terjebak dalam kekacauan akibat pertikaian internal. Sementara Bin Salman masih merasa Teluk akan selamanya terancam jika Iran jatuh dalam kondisi chaos.

Para pejabat Saudi sejak lama sudah khawatir, jika rezim yang saat ini berkuasa di Iran runtuh dan negara itu jatuh ke dalam chaos maka elemen-elemen dari militer dan milisi akan mengambil alih kendali lalu terus menyerang Arab Saudi, terutama infrastruktur perminyakan.

AS di sisi lain akan terjebak dalam perang yang tak berkesudahan. Adapun Trump, seperti biasa, seperti tak punya pendirian dan sukar diprediksi. Ia sempat mengatakan perang akan segera berakhir, tapi tak lama kemudian bilang eskalasi konflik akan meningkat.

Tapi pada Senin kemarin ia mengatakan bahwa perundingan dengan Iran sudah berlangsung dan konflik yang dimulai sejak 28 Februari lalu akan segera menemukan titik akhir.

Adapun pejabat Saudi secara resmi menyangkal kabar bahwa Pangeran Mohammad bin Salman mendorong Trump agar perang melawan Iran harus berlanjut.

"Pemerintah Arab Saudi selalu mendukung resolusi damai, bahkan sebelum perang ini berlangsung," demikian bunyi keterangan resmi Riyadh.

"Fokus utama kami saat ini adalah untuk bertahan dari serangan terhadap rakyat dan infrastruktur sipil yang terjadi setiap hari. Iran memilih bermain di tepi jurang ketimbang solusi diplomatis yang serius. Hal ini merugikan semua pihak tapi Iran adalah yang paling merugi," lanjut pemerintah Saudi.

Sementara Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menolak membahas kabar ini. Ia mengatakan pemerintah AS "tidak berkomentar atas pembicaraan pribadi Trump."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:17 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB