Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
Ilustrasi anak tengah minum air (Forbes)
baca 10 detik
  • Iran mengancam akan menghancurkan fasilitas desalinasi Amerika Serikat dan Israel sebagai bentuk balasan.

  • Timur Tengah terancam krisis air parah karena sangat bergantung pada teknologi pengolahan air.

  • Kerusakan pabrik desalinasi berisiko memicu eksodus massal penduduk dan kelumpuhan ekonomi total.

Suara.com - Perang yang melibatkan kekuatan besar di Timur Tengah kini memasuki fase baru yang mengancam keberlangsungan hidup warga sipil. Salah satunya soal ketersediaan air tawar di kawasan itu.

Ketegangan meningkat drastis setelah pihak Teheran Iran mengeluarkan peringatan keras terkait keamanan infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Militer Iran menyatakan kesiapannya untuk melakukan serangan balasan yang masif jika aset energi nasional mereka terus diganggu.

Langkah ini diambil menyusul klaim kerusakan pada instalasi air dan energi Iran akibat serangan dari lawan mereka.

Ancaman ini menjadi sinyal bahaya bagi stabilitas pasokan air bersih bagi jutaan penduduk di semenanjung Arab.

Khatam Al-Anbiya selaku komando operasional militer Iran telah mempertegas posisi mereka dalam menghadapi tekanan dari blok Barat.

"Menindaklanjuti peringatan sebelumnya, jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran dilanggar oleh musuh, semua infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi milik AS dan rezim (Israel) di kawasan itu akan menjadi sasaran," kata komando operasional militer Iran, Khatam Al-Anbiya, dikutip dari The Daily Star.

Pernyataan militer tersebut merupakan respons langsung terhadap gertakan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Trump sebelumnya telah bersumpah akan meratakan pembangkit listrik di wilayah Iran jika akses Selat Hormuz tetap ditutup.

baca juga

Eskalasi ini bermula dari tenggat waktu 48 jam yang diberikan Trump agar jalur pelayaran vital di Teluk segera dibuka.

Riwayat serangan terhadap fasilitas umum sebenarnya sudah mulai tercatat dalam beberapa pekan terakhir di wilayah konflik.

Pihak Kementerian Dalam Negeri Bahrain sempat melaporkan adanya aktivitas pesawat tak berawak yang menyasar pabrik pengolahan air.

Kejadian pada 8 Maret tersebut memicu tuduhan bahwa Teheran mulai menyasar infrastruktur sipil tanpa mempertimbangkan dampak kemanusiaan.

Meski demikian, otoritas komunikasi Bahrain mengonfirmasi bahwa operasional distribusi air tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan.

Tuduhan ini berkembang menjadi saling lempar tanggung jawab antara pihak-pihak yang terlibat dalam peperangan di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

×