Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
Iran mulai mengizinkan kapal-kapal melintasi Selat Hormuz tapi dengan tarif 2 juta dolar AS. Langkah ini diambil di tengah perundingan dengan AS. [Google Maps]
baca 10 detik
  • Iran mengizinkan kapal non-Israel dan AS melewati Selat Hormuz, namun Iran menarik tarif transit 2 juta dolar AS.
  • Kebijakan ini muncul saat Presiden Trump mengumumkan perundingan positif menuju deeskalasi konflik dengan Iran di Teluk Persia.
  • Pakistan dan Mesir diketahui menjadi mediator aktif dalam perundingan informal antara perwakilan Amerika Serikat dan Iran.

Suara.com - Iran mulai mengizinkan kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz di Teluk Persia. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kapal-kapal yang tidak berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat diperbolehkan untuk melintasi selat sempit tersebut.

Meski demikian media-media Iran juga melaporkan bahwa Teheran menarik tarif 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar per kapal di Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang dilintasi 20 persen minyak dunia itu.

Kebijakan ini diambil Iran saat Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya dan Iran sedang melakukan perundingan dan ada tanda-tanda positif menuju deeskalasi konflik di Teluk Persia tersebut.

"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Sementara Alaeddin Boroujerdi, anggota komite keamanan dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, dalam wawancara dengan media lokal mengatakan pemerintah menarik tarif 2 juta dolar AS per kapal yang lewat di Selat Hormuz.

"Menarik 2 juta dolar AS sebagai biaya transit dari kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz mencerminkan kekuatan Iran," kata Boroujerdi dilandir dari kantor berita Türkiye, Anadolu.

Sementara itu media-media maritim melaporkan bahwa kapal-kapal China mulai membayar pemerintah Iran untuk bisa melewati Selat Hormuz.

Dilansir dari Lloyd List, kapal Newvoyager milik perusahaan China Bengbu Shengda Transportation telah membayar pemerintah Iran untuk bisa melintasi Selat Hormuz. Meski demikian belum diketahui berapa besar ongkos dan bagaimana metode pembayarannya.

Pada akhir pekan kemarin Iran juga mengumumkan akan mengizinkan kapal tanker Jepang yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dari Irak untuk melewati Selat Hormuz.

AS dan Iran Berunding

baca juga

Sebelumnya pada Senin Trump mengumumkan pihak AS dan Iran sedang berunding menuju arah deeskalasi konflik di Teluk. Trump sebelumnya berencana menghancurkan seluruh pembangkit listrik Iran pada malam tadi, tapi ultimatum itu diperpanjang hingga 5 hari ke depan karena adanya diskusi positif tersebut.

Meski beberapa pihak internal Iran membantah adanya pembicaraan tersebut, tetapi sejumlah analis mengatakan perwakilan Teheran dan AS sudah sejak lama berunding lewat perantara.

Ada dua negara yang saat ini diketahui aktif menjadi jembatan untuk mendamaikan AS dengan Iran. Keduanya adalah Pakistan dan Mesir.

Panglima Angkatan Bersenjatan Iran Asim Munir diketahui berbicara dengan Trump, sementara Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berdialog dengan Presiden Iran Mashoud Pezeskian.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Mesir lewat media sosial X pada akhir pekan lalu mengumumkan bahwa utusan khusus AS yakni Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragachi sudah memulai negosiasi melalui jalur-jalur informal. Kabar ini muncul dari Kairo 24 jam sebelum Trump mengumumkan perpanjangan ultimatum.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan pembicaraan itu melibatkan Menlu Pakistan, Qatar, Turki, Iran dan Witkoff. Perundingan itu bertujuan untuk mencegah konflik terlalu besar sehingga tak lagi bisa dikendalikan oleh semua pihak.

Di saat yang sama Menteri Luar Negeri Oman juga mengumumkan bahwa pihaknya sedang berunding dengan Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×