Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
Iran mulai mengizinkan kapal-kapal melintasi Selat Hormuz tapi dengan tarif 2 juta dolar AS. Langkah ini diambil di tengah perundingan dengan AS. [Google Maps]
baca 10 detik
  • Iran mengizinkan kapal non-Israel dan AS melewati Selat Hormuz, namun Iran menarik tarif transit 2 juta dolar AS.
  • Kebijakan ini muncul saat Presiden Trump mengumumkan perundingan positif menuju deeskalasi konflik dengan Iran di Teluk Persia.
  • Pakistan dan Mesir diketahui menjadi mediator aktif dalam perundingan informal antara perwakilan Amerika Serikat dan Iran.

Suara.com - Iran mulai mengizinkan kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz di Teluk Persia. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kapal-kapal yang tidak berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat diperbolehkan untuk melintasi selat sempit tersebut.

Meski demikian media-media Iran juga melaporkan bahwa Teheran menarik tarif 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar per kapal di Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang dilintasi 20 persen minyak dunia itu.

Kebijakan ini diambil Iran saat Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya dan Iran sedang melakukan perundingan dan ada tanda-tanda positif menuju deeskalasi konflik di Teluk Persia tersebut.

"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Sementara Alaeddin Boroujerdi, anggota komite keamanan dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, dalam wawancara dengan media lokal mengatakan pemerintah menarik tarif 2 juta dolar AS per kapal yang lewat di Selat Hormuz.

"Menarik 2 juta dolar AS sebagai biaya transit dari kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz mencerminkan kekuatan Iran," kata Boroujerdi dilandir dari kantor berita Türkiye, Anadolu.

Sementara itu media-media maritim melaporkan bahwa kapal-kapal China mulai membayar pemerintah Iran untuk bisa melewati Selat Hormuz.

Dilansir dari Lloyd List, kapal Newvoyager milik perusahaan China Bengbu Shengda Transportation telah membayar pemerintah Iran untuk bisa melintasi Selat Hormuz. Meski demikian belum diketahui berapa besar ongkos dan bagaimana metode pembayarannya.

Pada akhir pekan kemarin Iran juga mengumumkan akan mengizinkan kapal tanker Jepang yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dari Irak untuk melewati Selat Hormuz.

AS dan Iran Berunding

baca juga

Sebelumnya pada Senin Trump mengumumkan pihak AS dan Iran sedang berunding menuju arah deeskalasi konflik di Teluk. Trump sebelumnya berencana menghancurkan seluruh pembangkit listrik Iran pada malam tadi, tapi ultimatum itu diperpanjang hingga 5 hari ke depan karena adanya diskusi positif tersebut.

Meski beberapa pihak internal Iran membantah adanya pembicaraan tersebut, tetapi sejumlah analis mengatakan perwakilan Teheran dan AS sudah sejak lama berunding lewat perantara.

Ada dua negara yang saat ini diketahui aktif menjadi jembatan untuk mendamaikan AS dengan Iran. Keduanya adalah Pakistan dan Mesir.

Panglima Angkatan Bersenjatan Iran Asim Munir diketahui berbicara dengan Trump, sementara Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berdialog dengan Presiden Iran Mashoud Pezeskian.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Mesir lewat media sosial X pada akhir pekan lalu mengumumkan bahwa utusan khusus AS yakni Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragachi sudah memulai negosiasi melalui jalur-jalur informal. Kabar ini muncul dari Kairo 24 jam sebelum Trump mengumumkan perpanjangan ultimatum.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan pembicaraan itu melibatkan Menlu Pakistan, Qatar, Turki, Iran dan Witkoff. Perundingan itu bertujuan untuk mencegah konflik terlalu besar sehingga tak lagi bisa dikendalikan oleh semua pihak.

Di saat yang sama Menteri Luar Negeri Oman juga mengumumkan bahwa pihaknya sedang berunding dengan Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Film Anak Nggak Harus Kekanak-kanakan

Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Film Anak Nggak Harus Kekanak-kanakan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal

Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:05 WIB

×