DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran

Vania Rossa

Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:13 WIB
DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran
Anggota Komisi A Dewan DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengikuti rapat di DPRD DKI Jakarta. ANTARA/HO-DPRD.
baca 10 detik
  • Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, meminta Pemprov perketat pengawasan pendatang baru pasca Idul Fitri.
  • Kevin khawatir lonjakan urbanisasi tanpa kontrol memperparah kepadatan dan menekan lapangan kerja terbatas ibu kota.
  • Ia mendorong penguatan pendataan Dukcapil berjenjang serta selektivitas berbasis kesiapan ekonomi bagi pendatang.

Suara.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap arus masuk pendatang baru setelah Idul Fitri. Menurutnya, lonjakan urbanisasi pasca-Lebaran merupakan fenomena tahunan yang perlu ditangani secara serius.

“Jakarta tidak bisa menutup diri, tetapi juga tidak boleh terlalu longgar tanpa kontrol. Banyak pendatang datang tanpa keterampilan dan kepastian kerja,” ujar Kevin di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Ia menilai, masuknya pendatang dalam jumlah besar berpotensi memperparah kepadatan ibu kota sekaligus menambah tekanan pada lapangan kerja yang sudah terbatas. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak langsung pada kesejahteraan warga yang telah lama tinggal di Jakarta.

Kevin menegaskan, pemerintah harus tetap memprioritaskan perlindungan dan kesejahteraan warga Jakarta.

“Jangan sampai warga kita justru terpinggirkan karena arus pendatang yang tidak terkendali,” katanya.

Untuk itu, ia mendorong Pemprov DKI memperkuat sistem pendataan pendatang baru secara berjenjang hingga tingkat RT/RW melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pendatang juga diminta memiliki identitas jelas, tujuan kedatangan yang pasti, serta tempat tinggal yang layak.

Selain pengawasan administratif, Kevin mengusulkan kebijakan yang lebih selektif berbasis kesiapan ekonomi. Artinya, pendatang yang masuk ke Jakarta diharapkan benar-benar siap bekerja dan berkontribusi, bukan justru menambah beban sosial.

Ia juga menekankan pentingnya langkah proaktif dari pemerintah daerah untuk memperluas lapangan pekerjaan. Menurutnya, tanpa pengelolaan yang tepat, lonjakan pendatang berisiko menjadi persoalan sosial di kemudian hari.

“Kalau tidak dikelola serius, ini bisa jadi bom waktu sosial. Pendekatannya harus strategis dan berpihak,” ujarnya.

baca juga

Kevin mengingatkan, kegagalan mengendalikan arus pendatang dapat membuat warga Jakarta tersisih dari aktivitas ekonomi di kotanya sendiri.

“Jakarta harus tetap terbuka, tetapi tidak boleh kehilangan kendali. Jangan sampai warga Jakarta menjadi penonton di kotanya sendiri,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:46 WIB

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:38 WIB

Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 16:34 WIB

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:33 WIB

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:30 WIB

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

×