WFH 1 Hari Sepekan, Ojol Terbelah: Driver Jakarta Cemas Pendapatan Turun, Depok Santai

Vania Rossa

Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:27 WIB
WFH 1 Hari Sepekan, Ojol Terbelah: Driver Jakarta Cemas Pendapatan Turun, Depok Santai
Ilustrasi ojol. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Wacana WFH satu hari per minggu berpotensi menurunkan pendapatan ojol Jakarta yang fokus pada mobilitas pekerja kantoran.
  • Pengemudi ojol Depok menilai dampak kebijakan WFH minim karena penumpang mereka beragam, tidak hanya pekerja kantoran.
  • Dampak kebijakan WFH menunjukkan ketidakseragaman, tergantung pada lokasi operasional dan basis utama penumpang ojek daring.

Suara.com - Wacana pemerintah untuk menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi pekerja kantoran tengah menjadi sorotan.

Bagi sebagian pekerja, ini bisa menjadi angin segar. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran dari para pengemudi ojek online (ojol) yang menggantungkan penghasilan pada mobilitas masyarakat.

Menariknya, respons para pengemudi ojol terhadap wacana ini tidak seragam. Lokasi operasional dan segmen penumpang menjadi faktor penentu dalam melihat potensi dampaknya.

Ojol Jakarta Khawatir Penghasilan Menurun

Muhammad Zainal, seorang pengemudi ojol di Jakarta, mengaku kebijakan WFH satu hari dalam sepekan berpotensi menjadi ancaman bagi pendapatannya.

Ia selama ini mengandalkan ritme pekerja kantoran, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

"Kalau itu benar-benar terjadi, kerja di rumah, pasti ada dampaknya ke kami para ojol. Soalnya penumpang paling banyak itu dari orang-orang yang berangkat atau pulang kerja," ujar Zainal saat ditemui, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, layanan antar penumpang akan paling terdampak. Sebagai pekerja dengan penghasilan harian, berkurangnya mobilitas pekerja kantoran satu hari saja sudah akan terasa.

Saat ini, Zainal mengantongi pendapatan bersih sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari, dengan target minimal Rp120 ribu untuk memenuhi kebutuhan.

baca juga

"Yang paling terasa itu kebutuhan harian, seperti makan, bensin, kebutuhan keluarga, jajan anak. Kalau pendapatan turun, biasanya harus lebih hemat," katanya.

Ojol Depok: Dampaknya Minim

Berbeda dengan Zainal, Christian, pengemudi ojol yang biasa beroperasi di Depok, menilai wacana WFH tidak akan banyak berpengaruh pada penghasilannya.

Ia kerap mangkal di sejumlah titik seperti Depok 1, Depok 2, GDC, hingga Stasiun Depok. Menurutnya, mobilitas warga di daerah penyangga tidak hanya bergantung pada pekerja kantoran.

"Nggak ngaruh, sama aja. Yang berpengaruh itu kalau semuanya libur," kata Christian, Kamis (27/3/2026).

Christian menjelaskan, penumpangnya cukup beragam, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, hingga pekerja informal. Aktivitas ekonomi lokal di Depok dinilai tetap menjaga stabilitas orderannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir

Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:11 WIB

Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'

Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:42 WIB

Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi

Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×