- Angka kecelakaan Lebaran 2026 di Jawa Timur melonjak 78% menjadi 750 kasus seiring kenaikan pergerakan kendaraan 18%.
- Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyatakan arus lalu lintas tetap lancar berkat difungsikannya tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.
- Demi menekan risiko, pengendara diimbau disiplin dan wajib memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia sepanjang jalur.
Suara.com - Angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Jawa Timur melonjak tajam hingga 78 persen atau mencapai 750 kasus. Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya pergerakan kendaraan yang tercatat naik 18 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menilai kenaikan tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran tahun ini.
"Kenaikan kasus kecelakaan lalu lintas ini seimbang dengan pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini sebesar 18 persen," ujar Nanang saat memantau arus balik H+5 Lebaran 2026 di Jalur Pantura, Situbondo, Jawa Timur, dikutip dari ANTARA, Jumat (27/3/2026).
Meski angka kecelakaan meningkat, arus lalu lintas di wilayah Jawa Timur secara umum menurut Nanang terpantau lancar, baik di jalur tol maupun jalan nasional.
"Dengan difungsikannya pintu tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) Situbondo barat sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini," ujar dia.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa arus balik Lebaran kini telah melewati puncaknya. Berdasar data, ia menyebut tinggal tersisa sekitar 30 persen.
"Karena sebelumnya kami mengimbau masyarakat agar tidak bersamaan saat kembali untuk menghindari kepadatan atau penumpukan," katanya.
Sementara untuk menekan risiko kecelakaan, menurut Nanang pihaknya telah mengimbau seluruh pengendara agar tetap disiplin berlalu lintas dan memanfaatkan fasilitas istirahat yang telah disediakan.
Selain itu pengendara roda dua maupun roda empat juga diminta beristirahat di pos pelayanan, pos pengamanan, maupun pos terpadu yang tersebar di sepanjang jalur pantura dan jalur lainnya di Jawa Timur.