Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya

Vania Rossa

Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:51 WIB
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). [ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/wsj]
baca 10 detik
  • Korlantas Polri menerapkan sistem satu arah lokal pada arus balik Lebaran 2026 mulai Jumat (27/3) pagi.
  • Tahap awal rekayasa lalu lintas mencakup ruas Tol Trans Jawa dari KM 132 hingga KM 70.
  • Kebijakan ini diambil karena peningkatan volume kendaraan, dengan potensi perluasan skala hingga pemberlakuan nasional.

Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal pada arus balik Lebaran 2026. Tahap pertama diberlakukan dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa pada Jumat (27/3) pagi.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, kebijakan ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan sejak pagi hari.

“Sejak pukul 07.30 WIB kami sudah melakukan sosialisasi, dilanjutkan dengan clearance untuk mendukung kelancaran arus balik. Tahap pertama one way diberlakukan dari KM 132 sampai KM 70,” ujarnya di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Bekasi, mengutip ANTARA.

Korlantas akan terus memantau kondisi lalu lintas secara situasional. Jika terjadi lonjakan kendaraan pada siang hari, skema one way akan diperluas secara bertahap.

Tahap kedua direncanakan dari KM 169 hingga KM 70, sementara tahap ketiga dari KM 188 hingga KM 70.

“Total ada tiga tahap yang disiapkan, mulai dari KM 132, KM 169, hingga KM 188 dengan titik akhir tetap di KM 70,” jelas Agus.

Jika arus kendaraan masih meningkat signifikan, Korlantas juga membuka kemungkinan penerapan one way lebih panjang, mulai dari KM 263 hingga KM 70. Bahkan, skema one way nasional dari KM 414 hingga KM 70 bisa diberlakukan apabila indikator volume kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung mendekati 4.000 unit.

Di sisi lain, Korlantas mencatat adanya penurunan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode mudik dan arus balik tahun ini. Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 30,4 persen dibandingkan tahun lalu, sementara jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,3 persen selama Operasi Ketupat berlangsung.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026

Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:44 WIB

Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini

Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:39 WIB

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:04 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×