Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela
Donald Trump
  • Donald Trump menyebut Kuba sebagai target militer AS berikutnya setelah Iran dan Venezuela.

  • Presiden Miguel Diaz-Canel menegaskan kemerdekaan Kuba tidak akan pernah bisa dinegosiasikan dengan AS.

  • Trump meminta media mengabaikan pernyataannya mengenai target operasi militer terhadap negara Kuba tersebut.

Suara.com - Ketegangan perang antara Amerika Serikat dan Kuba memasuki babak baru yang cukup mengejutkan publik internasional.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melemparkan pernyataan kontroversial mengenai arah kebijakan luar negeri dan kekuatan militernya.

Negara yang terletak di Karibia tersebut diprediksi akan menjadi sasaran prioritas bagi militer Washington dalam waktu dekat.

Langkah ini menyusul rangkaian tindakan tegas yang sebelumnya telah diambil oleh pemerintah Amerika terhadap Teheran.

Trump secara terbuka membandingkan situasi ini dengan apa yang telah dicapai pihaknya di wilayah Timur Tengah.

Kepala negara adidaya tersebut mengklaim bahwa kesuksesan di Iran menjadi barometer untuk langkah selanjutnya.

Ia merasa telah berhasil membangun struktur pertahanan yang sangat masif selama masa jabatannya memimpin negara.

Meskipun awalnya berniat untuk tidak menggunakannya, Trump merasa situasi tertentu memaksa kekuatan tempur itu bergerak.

Secara eksplisit, ia mengidentifikasi negara kepulauan tersebut sebagai titik fokus serangan atau intervensi militer mendatang.

Pernyataan berani ini disampaikan dalam sebuah forum bisnis internasional yang berlangsung di kawasan Arab Saudi.

"Saya membangun militer yang hebat ini. Saya berkata, 'Anda tidak akan pernah perlu menggunakannya,' tetapi terkadang Anda harus menggunakannya. Dan Kuba adalah target selanjutnya," kata Trump di Future Investment Initiative, sebuah konferensi bisnis Saudi.

Setelah melontarkan kalimat tersebut, ia menunjukkan sikap yang tidak biasa di hadapan para awak media.

Trump seolah-olah ingin menarik kembali ucapan yang baru saja keluar dari mulutnya di podium tersebut.

Ia meminta agar pernyataan mengenai serangan ke Kuba tidak dipublikasikan secara luas oleh institusi pemberitaan dunia.

"Tapi anggap saja saya tidak mengatakan itu. Tolong, anggap saya tidak mengatakannya. Tolong, tolong, tolong, media, tolong abaikan pernyataan itu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Krisis Bahan Bakar sebagai Dampak Perang, Energi Terbarukan Menjadi Solusi?

Krisis Bahan Bakar sebagai Dampak Perang, Energi Terbarukan Menjadi Solusi?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:15 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB