Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela
Donald Trump
baca 10 detik
  • Donald Trump menyebut Kuba sebagai target militer AS berikutnya setelah Iran dan Venezuela.

  • Presiden Miguel Diaz-Canel menegaskan kemerdekaan Kuba tidak akan pernah bisa dinegosiasikan dengan AS.

  • Trump meminta media mengabaikan pernyataannya mengenai target operasi militer terhadap negara Kuba tersebut.

Di sisi lain, pihak pemerintah Kuba tidak tinggal diam menanggapi dinamika hubungan yang kian memanas ini.

Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, memberikan pernyataan resmi terkait posisi negaranya di tengah tekanan besar Amerika.

Meskipun pintu komunikasi masih terbuka, ia memberikan batasan yang sangat tegas bagi pemerintah Amerika Serikat.

Diaz-Canel menekankan bahwa martabat bangsa adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar dalam kondisi apapun.

Prinsip kemandirian negara menjadi fondasi utama yang mereka pegang teguh saat berhadapan dengan pihak luar.

“Kami dapat membahas semuanya, tetapi kedaulatan kami harus dihormati. Kemerdekaan dan sistem politik kami tidak pernah terbuka untuk diskusi,” katanya.

Ia menyampaikan hal tersebut melalui saluran media berbahasa Spanyol yang berbasis di pusat kota Havana.

Presiden Kuba tersebut mengakui bahwa sebenarnya ada kontak yang masih berlangsung secara intens dengan Washington.

Berbagai isu krusial masuk dalam agenda pembicaraan antar kedua negara yang bertetangga secara geografis tersebut.

baca juga

Namun, dialog tersebut memiliki koridor yang jelas dan tidak menyentuh ranah hak menentukan nasib sendiri.

Beberapa poin yang dibicarakan mencakup aspek ekonomi seperti penanaman modal asing ke dalam wilayah Kuba.

Masalah arus perpindahan penduduk atau migrasi juga menjadi topik hangat yang kerap dibahas kedua belah pihak.

Kedua negara juga memiliki kepentingan bersama dalam menanggulangi peredaran gelap narkotika di wilayah perairan internasional.

Kerja sama di bidang lingkungan hidup dan sains juga menjadi potensi kolaborasi yang coba untuk dijajaki.

Isu keamanan global seperti kontra-terorisme dan dunia pendidikan juga masuk dalam daftar panjang diskusi diplomatik mereka.

"Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, Rabu (25/3), mengatakan bahwa meskipun semua isu dapat dibahas dalam negosiasi dengan AS, kemerdekaan negara itu "tidak pernah" dapat dipertanyakan."

Bagi pemerintah Kuba, sistem politik domestik adalah hak prerogatif rakyat mereka yang tidak boleh diganggu gugat.

Ketegasan ini muncul sebagai benteng pertahanan terhadap ancaman yang sempat dilontarkan oleh pemimpin Amerika Serikat.

Havana tetap pada pendiriannya untuk menjaga marwah negara meski bayang-bayang militer AS mulai mendekat.

Konflik verbal ini memperlihatkan betapa rapuhnya stabilitas hubungan antara Washington dan Havana di masa sekarang.

Kini dunia sedang mengamati apakah ancaman militer tersebut akan benar-benar diwujudkan oleh pihak Gedung Putih.

Pernyataan Trump di Arab Saudi tersebut telah memicu perdebatan luas di kalangan pengamat politik internasional.

Kuba terus bersiap menghadapi segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi akibat pergeseran kebijakan militer Amerika.

Rakyat Kuba sendiri terus diingatkan mengenai pentingnya menjaga kedaulatan di tengah ketidakpastian politik global saat ini.

Ke depannya, nasib hubungan kedua negara akan sangat bergantung pada cara mereka menghargai batas wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Krisis Bahan Bakar sebagai Dampak Perang, Energi Terbarukan Menjadi Solusi?

Krisis Bahan Bakar sebagai Dampak Perang, Energi Terbarukan Menjadi Solusi?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:15 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

×