PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
Ilustrasi--Suasana Pondok Pesantren (Ponpes). (Suara.com/Hiskia)
  • Kemenag perkuat literasi digital di pesantren menyusul berlakunya aturan PP TUNAS.
  • Sebanyak 13 juta santri didorong bijak bermedia sosial melalui edukasi etika digital.
  • Menteri Agama optimalkan peran pesantren ciptakan ruang digital sehat bagi anak.

Suara.com - Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak (PP TUNAS) resmi diberlakukan mulai 28 Maret 2026. Sejalan dengan kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyiapkan langkah-langkah strategis di lingkungan pendidikan keagamaan, termasuk pesantren.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa implementasi aturan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat literasi digital bagi lebih dari 13 juta siswa dan santri di seluruh Indonesia.

“Kami menyambut baik berlakunya PP TUNAS. Ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat literasi digital di kalangan siswa dan santri agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara bijak serta bertanggung jawab,” ujar Thobib dalam keterangan resminya, Minggu (29/3/2026).

Thobib menjelaskan bahwa penguatan literasi digital akan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Materi yang akan ditekankan meliputi etika digital hingga kemampuan kritis dalam memilah informasi.

Selain itu, Kemenag akan mengoptimalkan peran guru, penyuluh agama, serta pengelola pesantren untuk membimbing para santri secara langsung.

“Literasi digital sangat krusial dalam membentuk karakter generasi muda. Kami ingin memastikan siswa dan santri tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai positif di ruang digital,” tambahnya.

Langkah ini juga didukung oleh kolaborasi lintas sektoral guna menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak. Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa efektivitas PP TUNAS harus dibarengi dengan penguatan literasi digital berbasis keluarga dan pendidikan.

“Kami ingin ruang digital menjadi tempat yang aman, sehat, dan edukatif bagi generasi muda. Oleh karena itu, edukasi harus diberikan secara menyeluruh, tidak hanya kepada anak tetapi juga kepada orang tua dan lingkungan terdekat mereka,” tegas Nasaruddin.

Ia menambahkan bahwa madrasah, pesantren, serta ribuan penyuluh agama akan menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif mengenai etika bermedia digital.

“Dengan basis massa lebih dari 13 juta jiwa, ini adalah kekuatan besar untuk membangun budaya digital yang beradab dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan,” pungkasnya.

Kemenag berharap pendekatan ini dapat mendorong perubahan perilaku yang nyata di lingkungan pendidikan dan keluarga, melampaui sekadar kepatuhan teknis terhadap aturan PP TUNAS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB

AI Bukan Baby Sitter! Tutorial Jaga Kewarasan Anak dari Serangan Algoritma

AI Bukan Baby Sitter! Tutorial Jaga Kewarasan Anak dari Serangan Algoritma

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:22 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB