Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi

Bangun Santoso

Rabu, 01 April 2026 | 13:08 WIB
Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi
Tembok pembatas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga akibat tekanan tumpukan sampah yang menggunung, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
baca 10 detik
  • Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati roboh sejak Januari 2026 akibat tekanan gunungan sampah setinggi enam meter.
  • Warga mengeluhkan dampak bau menyengat, banyaknya lalat, dan ancaman keselamatan bagi anak-anak yang bermain di sekitar lokasi.
  • Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur mengerahkan 13 truk pengangkut sampah untuk membersihkan tumpukan sampah secara bertahap sejak Maret.

Situasi di lapangan menunjukkan pemandangan yang cukup mengkhawatirkan. Tembok yang roboh tersebut berada tepat di titik beban puncak tumpukan sampah sisa sayuran dan buah-buahan.

Material beton serta tiang penyangga tembok terlihat hancur berantakan, di mana sebagian materialnya masuk ke dalam saluran air yang berada di bagian bawah.

Dampak domino dari robohnya tembok ini juga merambah pada sistem drainase. Sampah-sampah organik dari TPS tampak meluap dan terbawa hingga ke dalam saluran air.

Kondisi ini berpotensi besar menyumbat aliran air dan memicu genangan atau banjir di area pasar saat hujan turun, yang pada akhirnya akan memperburuk sanitasi lingkungan.

Padahal, area di belakang TPS tersebut merupakan lahan terbuka yang menjadi ruang interaksi sosial bagi warga setempat.

Anak-anak sering memanfaatkan lahan kosong tersebut untuk bermain, sementara jalan setapak di dekat gunungan sampah setinggi enam meter itu merupakan urat nadi akses harian warga.

Merespons situasi ini, pihak otoritas kebersihan sebenarnya telah melakukan upaya intervensi. Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta, menyatakan bahwa pihaknya terus memberikan dukungan berupa armada dan personel untuk membantu menangani masalah kebersihan di fasilitas publik tersebut.

Sebagai langkah darurat, sebanyak 13 truk dari Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur telah dikerahkan sejak Senin (30/3) untuk mulai mengangkut gunungan sampah yang telah menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati.

"Jadi, memang itu fasilitas publik. Kita pasti mendukung fasilitas publik untuk tetap bersih dan nyaman," kata Monang di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (30/3).

baca juga

Monang menegaskan bahwa bantuan armada dari Sudin LH Jakarta Timur ini tidak memiliki batas waktu tertentu.

Pihaknya berkomitmen untuk terus menyiagakan personel dan truk hingga seluruh tumpukan sampah di lokasi tersebut benar-benar tertangani dan dibersihkan secara total.

"Jadi, memang itu fasilitas publik. Kita pasti mendukung fasilitas publik untuk tetap bersih dan nyaman," tegas Monang kembali mengenai komitmen pelayanan publik tersebut.

Meski demikian, upaya pengangkutan sampah yang sudah berlangsung selama empat hari sejak Jumat (27/3) tersebut tampaknya belum membuahkan hasil yang signifikan di lapangan.

Volume sampah yang sangat besar membuat proses pembersihan memerlukan waktu lebih lama dan koordinasi yang lebih intensif antara pengelola pasar dan pemerintah kota agar masalah tembok roboh dan gunungan sampah ini tidak terus berulang di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:30 WIB

Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu

Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:52 WIB

Bau Busuk Tak Menghalangi, Ali Setia Berjualan di Pasar Induk Kramat Jati

Bau Busuk Tak Menghalangi, Ali Setia Berjualan di Pasar Induk Kramat Jati

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:36 WIB

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:12 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?

Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×