Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 15:14 WIB
Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran
Militer Israel selidiki penyebab gugurnya tiga prajurit TNI Unifil di perbatasan Lebanon selatan.
baca 10 detik
  • Militer Israel selidiki penyebab gugurnya tiga prajurit TNI Unifil di perbatasan Lebanon selatan.

  • IDF meninjau apakah serangan berasal dari aktivitas mereka atau kelompok milisi Hizbullah.

  • Israel mengimbau agar tidak ada asumsi sepihak karena insiden terjadi di zona perang.

Suara.com - Pasukan Pertahanan Israel atau IDF memberikan tanggapan resmi mengenai meninggalnya tiga prajurit TNI di Lebanon.

Para personel kebanggaan Indonesia tersebut sedang bertugas dalam misi perdamaian Unifil saat insiden maut terjadi.

Kejadian yang merenggut nyawa tentara Indonesia itu berlangsung pada Selasa, tanggal 31 Maret 2026 kemarin.

Lokasi peristiwa tragis ini berada di kawasan Lebanon selatan yang berbatasan langsung dengan wilayah teritorial Israel.

Ketiga prajurit TNI tersebut dilaporkan menghembuskan napas terakhir dalam dua rangkaian peristiwa yang berbeda lokasi.

Pihak militer Israel segera mengeluarkan rilis melalui saluran komunikasi resmi di aplikasi pesan singkat Telegram.

Dalam keterangan tersebut, IDF mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan peninjauan mendalam atas rentetan kejadian tersebut.

Langkah ini diambil guna mengungkap fakta sebenarnya serta memperjelas situasi yang terjadi di lapangan pertempuran.

Fokus utama penyelidikan adalah untuk mencari tahu pihak mana yang memicu terjadinya ledakan fatal tersebut.

baca juga

Independent melaporkan bahwa IDF tengah menimbang kemungkinan adanya keterlibatan serangan dari kelompok milisi Hizbullah.

Situasi di perbatasan Lebanon memang sedang dalam status waspada tinggi akibat baku tembak yang intens.

Militer Israel menekankan bahwa lokasi kejadian merupakan zona perang yang sangat dinamis dan berbahaya bagi siapapun.

Keterlibatan dua pihak yang bertikai di wilayah itu membuat identifikasi serangan menjadi sangat kompleks dan sulit.

Pihak Israel meminta dunia internasional untuk bersabar menunggu hasil investigasi resmi yang sedang berjalan saat ini.

Israel berdalih bahwa sangat sulit untuk menentukan asal proyektil atau serangan di tengah kekacauan perang terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:07 WIB

Indonesia Mengutuk Keras UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina oleh Israel

Indonesia Mengutuk Keras UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina oleh Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×