Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 01 April 2026 | 17:30 WIB
Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat memberikan keterangan terkait SPPG di Kota Jogja, Selasa (7/10/2025). [Hiskia/Suarajogja]
baca 10 detik
  • Pemkot Yogyakarta memberlakukan pembatasan kuota BBM kendaraan dinas mulai pekan depan untuk mendukung efektivitas kebijakan kerja dari rumah.
  • Kebijakan ini diproyeksikan mampu menghemat anggaran belanja BBM daerah dari Rp10,7 miliar menjadi Rp6 miliar per tahun.
  • Pemkab Sleman tetap mewajibkan ASN bekerja di kantor guna menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal bagi masyarakat.

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan memberlakukan sistem plafonisasi atau pembatasan kuota BBM bagi kendaraan dinas mulai pekan depan. Hal ini untuk semakin mengefektifkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai arahan Mendagri.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkap bahwa jatah bensin bagi mobil dan sepeda motor dinas yang digunakan oleh ASN Pemkot Yogyakarta akan dibatasi.

"Surat keputusan bahwa ada plafonisasi untuk mobil kita beri 5 liter per hari, untuk sepeda motor 1 liter per hari, untuk empat hari," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Hasto menekankan bahwa jatah tersebut merupakan batas maksimal yang diberikan selama hari kerja. Sehingga para pegawai yang menggunakan kendaraan dinas harus menyesuaikan pengeluaran BBM mereka dengan plafon yang telah ditetapkan.

"Mulai minggu depan, Senin sudah kita plafon," imbuhnya.

Langkah ini diprediksi mampu menghemat anggaran daerah dalam jumlah yang signifikan. Berdasarkan hitungan kasar, Hasto memproyeksikan belanja BBM yang semula mencapai Rp10,7 miliar per tahun dapat ditekan hingga menjadi Rp6 miliar per tahun.

Tidak hanya membatasi konsumsi harian, Wali Kota turut berencana melakukan efisiensi besar-besaran terhadap jumlah kendaraan operasional.

Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk mulai menginventarisasi mobil-mobil dinas yang dianggap sudah tidak produktif atau berusia tua. Rencananya kendaraan itu diharapkan untuk segera dilelang guna mengurangi beban biaya perawatan dan pemborosan energi.

"Mengurangi jumlah mobil dinas yang sudah tua-tua lebih baik dilelang. Mobil-mobil itu dilelang karena kalau jalan ya boros, kemudian juga mudah rusak," tuturnya.

baca juga

Selain aspek kebijakan formal, Pemkot Yogyakarta turut menginisiasi gerakan moral bagi para pegawai ASN untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan. 

"Kami mengadakan gerakan moral untuk memakai kendaraan yang tidak berbensin ya tapi sifatnya gerakan moral, tidak hanya satu hari kalau saya gerakannya ya sebanyak mungkin hari gitu," tandasnya.

Pemkab Sleman Tetap WFO

Sementara itu Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa penerapan WFH di tingkat kabupaten justru dinilai kurang efektif dalam menjaga kualitas pelayanan publik. 

Oleh sebab itu, Pemkab Sleman memastikan bahwa para ASN tetap masuk seperti biasa. 

"Itu perintah saya hormati tetapi berkaitan dengan WFH itu kalau di wilayah kabupaten, khususnya di Sleman itu, nggak bisa optimal. Sehingga saya tetap melayani masyarakat seperti biasa," kata Harda kepada awak media, Rabu (1/4/2026).

Menurut Harda, karakteristik pelayanan di daerah mengharuskan kehadiran fisik petugas untuk memudahkan pelayanan. 

"Nanti kalau ada masyarakat yang betul-betul segera mendapatkan pertolongan, nanti akan ribet. Banyak hal lah yang artinya pertimbangan kami untuk kami melayani seperti biasa," ucapnya.

Sejauh ini, Bupati mengaku telah melakukan dialog dengan jajaran internal untuk memetakan sektor mana saja yang memungkinkan untuk bekerja secara daring.

Namun, hasil evaluasi sementara menunjukkan hampir seluruh instansi di Pemkab Sleman bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Sehingga memang kebijakan WFO (work from office) tetap menjadi pilihan utama.

"Saya sudah dialog dengan teman-teman itu kelihatannya kalau yang di WFH itu hampir nggak ada. Teman-teman kami ASN nggak ada masalah (tetap WFO)," ujarnya.

Terkait kaitan kebijakan ini dengan upaya efisiensi energi atau penggunaan BBM, Harda menegaskan tidak akan mengambil langkah gegabah dalam memotong anggaran atau kegiatan perangkat daerah. 

Ia mengaku masih akan memilih untuk mengidentifikasi kembali agenda-agenda yang dianggap tidak mendesak.

"Sehingga kami tidak serampangan langsung potong 'oh dikurangi sekian' akan saya akan identifikasi kegiatan apa saja yang memang seharusnya tidak dilakukan ya jangan dilakukan. Ini nanti akan efisiensi sendiri kalau itu butuh efisiensi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WFH ASN Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penghematan BBM Jumbo

WFH ASN Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penghematan BBM Jumbo

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×