- Warga menemukan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki di kawasan perbukitan Blekutuk, Pati, Jawa Tengah, pada Rabu (1/4/2026).
- Hasil pemeriksaan awal medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua bulan lalu tanpa ditemukan tanda kekerasan.
- Polisi mengevakuasi kerangka ke RSUD RAA Soewondo untuk proses identifikasi lebih lanjut karena identitas korban belum diketahui.
Suara.com - Penemuan kerangka manusia menggegerkan warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kerangka yang diduga berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di kawasan perbukitan Blekutuk, pada Rabu (1/4/2026).
Kapolsek Gembong AKP Lilik Supardi menyebut kerangka manusia tersebut ditemukan oleh warga yang berprpfesi sebagai petani.
"Ditemukan oleh seorang petani yang berada di lahan garapannya di bawah pohon kopi," ujar Lilik dikutip dari ANTARA, Kamis (2/4/2026).
Penemuan bermula saat seorang petani mencurigai keberadaan kerangka di area kebunnya. Ia kemudian melaporkan temuan tersebut kepada warga lain, yang diteruskan ke Bhabinkamtibmas.
Mendapat laporan, jajaran Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Kabupaten Pati, serta tim medis dari Puskesmas Gembong langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jasad sudah berupa kerangka dengan sebagian kecil jaringan tubuh yang masih menempel. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua bulan lalu.
Lilik menjelaskan, berdasarkan struktur tulang, korban diduga berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.
Korban saat ditemukan mengenakan baju hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, serta sandal jepit berwarna merah. Namun hingga kini, identitasnya masih belum diketahui.
Meski hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang, polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian.
Kekinian kerangka tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati guna proses identifikasi lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan identitas korban.