Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Bangun Santoso

Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
Penampakan jembatan B1 di Iran, jembatan paling prestisius hancur diserang AS. (bidik layar video X)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat menyerang dan menghancurkan jembatan utama di Karaj, Iran, melalui operasi udara pada 2 April 2026.
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengecam serangan tersebut sebagai tindakan tidak bermoral yang merusak reputasi Amerika Serikat.
  • Serangan ini memicu eskalasi konflik berkelanjutan pasca pembunuhan Ali Khamenei, yang dibalas Iran dengan peluncuran rudal serta drone.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, memberikan pernyataan tegas terkait eskalasi konflik yang melibatkan serangan Amerika Serikat terhadap infrastruktur sipil di wilayahnya.

Araqchi menilai bahwa penargetan fasilitas publik, termasuk jembatan di Karaj, merupakan cerminan dari kekalahan serta runtuhnya nilai-nilai moral Washington di mata dunia.

Ia menekankan bahwa agresi militer tersebut tidak akan mematahkan semangat perlawanan rakyat Iran.

Melalui unggahan di akun media sosial X miliknya pada Kamis (2/4/2026), Araqchi menyoroti serangan udara yang dilancarkan militer Amerika Serikat pada 2 April 2026.

Serangan tersebut secara spesifik menyasar jembatan utama di wilayah Karaj yang merupakan jalur logistik penting.

Menurut Araqchi, meskipun kerusakan fisik dapat diperbaiki oleh Iran, dampak negatif terhadap reputasi global Amerika Serikat bersifat permanen.

“Menyerang struktur sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa rakyat Iran untuk menyerah,” kata menteri luar negeri tersebut dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Abbas Araqchi menegaskan bahwa tindakan Amerika Serikat tersebut justru menunjukkan kondisi internal musuh yang sedang mengalami kekacauan hebat.

Ia meyakini bahwa Iran memiliki kemampuan untuk memulihkan kembali seluruh infrastruktur yang hancur dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

baca juga

“Hal itu hanya menunjukkan kekalahan dan kehancuran moral dari musuh yang sedang kacau. Setiap jembatan dan bangunan akan dibangun kembali dengan lebih kuat. Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan terhadap posisi Amerika,” lanjut Araqchi.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengklaim tanggung jawab atas operasi penghancuran jembatan terbesar di Iran tersebut.

Pernyataan ini muncul hanya berselang satu hari setelah Trump mengeluarkan ancaman keras untuk membombardir Iran hingga kondisi negara tersebut kembali seperti pada "zaman batu".

Sebagai bukti atas serangan tersebut, Trump membagikan rekaman video yang memperlihatkan detik-detik dramatis runtuhnya sebagian struktur jembatan gantung B1.

Jembatan setinggi 136 meter tersebut merupakan proyek infrastruktur prestisius Iran yang menghubungkan Teheran dan Karaj dengan nilai investasi mencapai 400 juta dolar Amerika Serikat.

Dalam rekaman tersebut, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi saat material jembatan jatuh menimpa jalanan di bawahnya.

Laporan teknis menunjukkan bahwa bagian tengah jembatan B1 dihantam sebanyak dua kali oleh amunisi udara.

Foto-foto satelit dan dokumentasi lapangan pasca-kejadian memperlihatkan celah besar pada bagian inti jembatan, yang secara otomatis memutus salah satu urat nadi transportasi utama di negara tersebut.

Ketegangan bersenjata ini merupakan kelanjutan dari kampanye militer besar-besaran yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran.

Eskalasi ini dipicu oleh peristiwa pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ali Khamenei, yang terjadi pada 28 Februari.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah komandan militer senior serta warga sipil Iran juga dilaporkan menjadi korban jiwa.

Operasi militer yang dijalankan Amerika Serikat melibatkan serangan udara luas yang tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga lokasi-lokasi sipil di berbagai penjuru Iran.

Serangan sistematis ini telah menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa di pihak warga sipil serta kerusakan masif pada berbagai infrastruktur vital nasional.

Menanggapi agresi tersebut, Angkatan Bersenjata Iran telah meluncurkan operasi balasan yang terorganisir.

Teheran mengerahkan gelombang rudal dan drone tempur untuk menargetkan posisi-posisi strategis Amerika Serikat dan Israel, baik yang berada di wilayah pendudukan maupun pangkalan militer regional di sekitar Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:57 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:47 WIB

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:03 WIB

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×