Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 03 April 2026 | 12:14 WIB
JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?
JP Morgan Memproyeksikan harga minyak dunia bisa terus tinggi di tengah ketidakpastian perang AS-Iran. [Pexels].
baca 10 detik
  • JP Morgan memproyeksikan harga minyak bisa mencapai USD 120–130 per barel, bahkan tembus USD 150 jika gangguan pasokan berlanjut.
  • Gangguan di jalur vital energi global ini dapat memicu krisis pasokan minyak dunia dan menjaga harga tetap tinggi.
  • Jika harga minyak tinggi bertahan lama, daya beli bisa turun dan risiko resesi global meningkat.

Suara.com - Lembaga riset dan analisis pasar global, JP Morgan memproyeksikan harga minyak dunia dapat melonjak mencapai USD 120-130 per barel dalam waktu dekat ini.

Bahkan, harga minyak duniabisa menyentuh level USD 150 per barel, jika aliran pasokan melalui Selat Hormuz tetap terganggu hingga pertengahan Mei. 

Mengutip dari Investing, lembaga perbankan ini mellihat gangguan di selat Hormuz bisa berakhir melalui meja perundingan. Akan tetapi, sleluruh dunia akan menghadapi krisis pasokan minyak.

JP Morgan menilai, harga 100 dolar AS per barel ini bisa berhatahan selama kuartal II-2026. Namun, lambat laun bisa melandai pada semester kedua seiring dibukanya kembali akses Selat Hormuz dan stabilnya cadangan minyak global.

Ilustrasi minyak dunia naik [Unsplash/Alex W]
harga minyak dunia diproyeksikan akan terus naik [Unsplash/Alex W]

JP Morgan memperingatkan bahwa durasi dan level kenaikan harga minyak akan sangat menentukan seberapa parah dampak guncangan makroekonomi ke depan.

Jika harga tinggi bertahan dalam waktu lama, terdapat risiko penurunan daya beli yang cukup dalam serta potensi terjadinya resesi global.

Tercatat pada Kamis (2/4), harga minyak dunia masih tertahan di atas USD 100 per barel. Minyak mentah Brent berjangka naik USD 4,88, atau 4,8 persen, menjadi USD 106,04 per barel. minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka naik USD 4,17, atau 4,2 persen, menjadi USD 104,29 per barel.

Kenaikan tersebut dipicu pernyataan Presiden Donald Trump  yang menyebut kelanjutan serangan militer AS ke Iran yang menyasar infrastruktur energi dalam beberapa pekan mendatang. 

Dia mengklaim militer AS hampir menuntaskan target operasi di Iran dan memprediksi perang akan segera berakhir, meski tanpa jadwal yang pasti. 

baca juga

"Kami akan menyelesaikan pekerjaan ini, dan kami akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kami sudah sangat dekat," Imbuh Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

AS Mau Angkat Kaki dari Iran, Harga Minyak Dunia Meluncur 2,5%

AS Mau Angkat Kaki dari Iran, Harga Minyak Dunia Meluncur 2,5%

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:32 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×