- Ketua Umum Pasbata, David Febrian, mengkritik narasi negatif yang dinilai sebagai upaya delegitimasi terhadap pemerintahan sah saat ini.
- David menyatakan bahwa serangan masif dan terarah tersebut berpotensi merusak tatanan demokrasi serta memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.
- Ia menegaskan pemerintah telah menjalankan program nyata, seperti makan bergizi gratis, sebagai bukti kerja konkret bagi rakyat.
“Kalau ingin berkuasa, tunggu momentum demokrasi di 2029 nanti. Buktikan kapasitas dan gagasan. Jangan merusak kepercayaan publik dengan cara-cara yang tidak bermartabat,ngebet banget pingin berkuasa” pungkasnya.