Jepang Kembali Gelontorkan Subsidi Bensin, Beban Anggaran Terancam

Irwan Febri | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 13:58 WIB
Jepang Kembali Gelontorkan Subsidi Bensin, Beban Anggaran Terancam
Perbandingan harga terbaru BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, Bp AKR - Ilustrasi Pom Bensin (Unsplash)
  • Pemerintah Jepang menambah subsidi bensin sebesar 800 miliar yen untuk menstabilkan harga di tengah lonjakan harga minyak global.
  • Menteri Keuangan Jepang menyatakan ketidakpastian besaran subsidi bulanan akibat volatilitas harga minyak mentah yang sangat tinggi saat ini.
  • Kebijakan ini berhasil menekan harga bensin ke kisaran 170 yen per liter namun memicu kekhawatiran terhadap kondisi fiskal negara.

Suara.com - Kekhawatiran publik di Jepang meningkat seiring kebijakan pemerintah yang kembali menggelontorkan subsidi bensin untuk menahan lonjakan harga di tengah konflik Timur Tengah.

Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, mengakui pemerintah belum dapat memperkirakan besaran subsidi yang dibutuhkan setiap bulan.

"Pada tahap ini, kami belum membuat perkiraan berapa banyak (subsidi) yang dibutuhkan per bulan, karena volatilitas kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate sangat tinggi," kata Katayama kepada wartawan, Selasa (7/4).

Kebijakan memperpanjang subsidi yang diputuskan pada 19 Maret memicu kekhawatiran di pasar keuangan terkait potensi memburuknya kondisi fiskal. Kenaikan harga bensin dipicu lonjakan harga minyak global setelah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari.

Awalnya, pemerintah Jepang mengalokasikan sekitar 280 miliar yen untuk menjaga harga bensin di kisaran 170 yen per liter. Namun, karena dana tersebut diperkirakan habis pada akhir April, pemerintah menambah sekitar 800 miliar yen dari cadangan fiskal 2025.

Sejumlah analis memperkirakan dana subsidi ini bisa terkuras dalam dua hingga tiga bulan jika harga minyak tetap tinggi, sehingga membuka peluang adanya tambahan belanja pemerintah.

Pemerintah Jepang juga tidak menutup kemungkinan menggunakan hingga 1 triliun yen dari cadangan anggaran fiskal 2026, meski dana tersebut sejatinya disiapkan untuk kondisi darurat seperti bencana besar.

Data dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menunjukkan subsidi bensin mencapai 49,8 yen per liter untuk pekan hingga Rabu (8/4), menjadi yang tertinggi sejak program ini dimulai pada Januari 2022.

Kementerian tersebut menyesuaikan besaran subsidi setiap pekan berdasarkan proyeksi harga eceran yang mengikuti pergerakan harga minyak mentah global.

Berkat kebijakan ini, harga rata-rata bensin di Jepang turun ke kisaran 170 yen per liter, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor 190,80 yen per liter pada 16 Maret.

Survei yang dilakukan Kyodo News pada akhir pekan menunjukkan 69,6 persen responden mendukung kelanjutan subsidi untuk menjaga harga tetap terjangkau.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:49 WIB

Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran

Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran

News | Senin, 06 April 2026 | 13:03 WIB

Harga BBM Terancam Melejit, Komisi V DPR Desak Pemerintah Stop WFH dan Revolusi Transportasi Publik!

Harga BBM Terancam Melejit, Komisi V DPR Desak Pemerintah Stop WFH dan Revolusi Transportasi Publik!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:18 WIB

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

News | Senin, 06 April 2026 | 10:08 WIB

Pertamina Kerahkan 148 Kapal Distribusi BBM ke Daerah Pelosok

Pertamina Kerahkan 148 Kapal Distribusi BBM ke Daerah Pelosok

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:54 WIB

BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat

BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 08:18 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite dan Pertamax di Kota Cilegon Tetap Terjaga

Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite dan Pertamax di Kota Cilegon Tetap Terjaga

Otomotif | Minggu, 05 April 2026 | 16:31 WIB

Review Drive My Car: Film yang Menghancurkan Hati sekaligus Menghibur

Review Drive My Car: Film yang Menghancurkan Hati sekaligus Menghibur

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 18:10 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Pastikan Haji 2026 Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Pastikan Haji 2026 Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:11 WIB

Pasukan Bawah Tanah Prabowo: Narasi Mengarah Delegitimasi Pemerintah Harus Dilawan!

Pasukan Bawah Tanah Prabowo: Narasi Mengarah Delegitimasi Pemerintah Harus Dilawan!

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:05 WIB

Mentan Amran: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah dan Aman untuk 11 Bulan

Mentan Amran: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah dan Aman untuk 11 Bulan

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:58 WIB

Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran

Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:52 WIB

Seskab Teddy Soal Rencana Potong Gaji Menteri: Belum Ada Keputusan

Seskab Teddy Soal Rencana Potong Gaji Menteri: Belum Ada Keputusan

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:49 WIB

Tak Main-main! JK Lengkapi Bukti Tambahan untuk Seret Rismon dan 4 Akun YouTube ke Polisi

Tak Main-main! JK Lengkapi Bukti Tambahan untuk Seret Rismon dan 4 Akun YouTube ke Polisi

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:44 WIB

Video Viral LEGO AI Bikin Parodi Donald Trump dan Penyelamatan Dramatis Tentara Amerika di Iran

Video Viral LEGO AI Bikin Parodi Donald Trump dan Penyelamatan Dramatis Tentara Amerika di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:38 WIB

Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas

Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:24 WIB

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:23 WIB

Tak Hanya Protes! Begini Cara Orang Tua di Vietnam Pastikan Kualitas MBG untuk Anak-anak

Tak Hanya Protes! Begini Cara Orang Tua di Vietnam Pastikan Kualitas MBG untuk Anak-anak

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:22 WIB