Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 April 2026 | 14:18 WIB
Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran
Ilustrasi penyelamatan pilot AS [@MENA_Puls]
baca 10 detik
  • Pasukan AS dan Iran berlomba menemukan pilot yang jatuh di wilayah konflik Iran.

  • Pilot dilatih menggunakan protokol SERE untuk bertahan hidup dan bersembunyi dari pasukan musuh.

  • Tim elit CSAR menggunakan intelijen canggih dan helikopter untuk melakukan evakuasi medis darurat.

Suara.com - Dunia penerbangan militer kini menyoroti nasib seorang penerbang Amerika Serikat yang dikabarkan jatuh di wilayah udara Iran.

Ketegangan meningkat saat pasukan AS berpacu dengan waktu melawan militer Iran untuk menemukan posisi personil yang hilang tersebut.

Brigadir Jenderal Purnawirawan Houston Cantwell memberikan gambaran betapa mengerikannya situasi saat sebuah jet tempur terkena ledakan rudal.

Situasi berubah drastis dari kecepatan tinggi di kokpit menjadi perjuangan hidup mati dalam hitungan detik setelah ejeksi dilakukan.

"Anda akan merasa, 'Ya Tuhan, saya berada di jet tempur dua menit yang lalu, terbang 500 mil per jam, dan sebuah rudal baru saja meledak, benar-benar 15 kaki dari kepala Anda,'" ujar Cantwell dikutip dari AFP.

Pelatihan khusus bertajuk Survival, Evasion, Resistance, and Escape atau SERE menjadi modal utama bagi setiap pilot sebelum mendarat.

Proses turun dengan parasut adalah momen krusial untuk memetakan lokasi persembunyian serta menghindari titik kumpul pasukan lawan.

Cantwell yang memiliki pengalaman tempur selama 400 jam di Irak dan Afganistan paham betul risiko cedera saat pendaratan.

"Visi terbaik Anda tentang ke mana Anda ingin pergi atau ke mana Anda ingin menghindar adalah saat Anda turun dengan parasut Anda," kata Cantwell.

Risiko cedera serius seperti patah tulang kaki dan pergelangan kaki menghantui setiap kru pesawat yang terpaksa keluar dari pesawat.

Banyak catatan sejarah dari era Perang Vietnam menunjukkan betapa fatalnya dampak tekanan ejeksi terhadap kondisi fisik seorang prajurit udara.

"Ada banyak kisah penyintas dari Vietnam yang mengalami cedera parah -- patah tulang terbuka -- hanya dari ejeksi tersebut," ucapnya menjelaskan risiko fisik.

Segera setelah menyentuh tanah, seorang pilot wajib melakukan pemeriksaan mandiri untuk memastikan tingkat mobilitas dan kemampuan bergerak mereka.

Identifikasi lokasi keberadaan menjadi langkah selanjutnya untuk menentukan strategi komunikasi dan cara bersembunyi dari pantauan patroli musuh di sekitar.

"Lakukan inventarisasi diri Anda untuk mencari tahu, dalam kondisi apa saya sekarang? Bisakah saya bergerak? Apakah saya bahkan bisa berpindah tempat?" tutur Cantwell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Respons Istana Usai Polisi Tangkap Dua Orang Pengunggah Konten Prabowo Soal Nuklir Iran

Respons Istana Usai Polisi Tangkap Dua Orang Pengunggah Konten Prabowo Soal Nuklir Iran

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Mossad Israel Pecat 2 Pejabat Senior Usai Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal

Mossad Israel Pecat 2 Pejabat Senior Usai Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Media Timteng: Klaim Palsu Prabowo tentang Senjata Nuklir Iran Akan Merugikan Timur Tengah

Media Timteng: Klaim Palsu Prabowo tentang Senjata Nuklir Iran Akan Merugikan Timur Tengah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Ancaman Denda Musuh Iran Lewat Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia Awal Agustus 2026

Ancaman Denda Musuh Iran Lewat Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia Awal Agustus 2026

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Calon Senator AS Muslim Pertama, Bagaimana Abdul El-Sayed Bisa Menang?

Calon Senator AS Muslim Pertama, Bagaimana Abdul El-Sayed Bisa Menang?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Terkini

100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta

100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?

Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:17 WIB

3 Rekomendasi Rice Cooker Low Sugar, Ada Klaim Kurangi Gula hingga 55%

3 Rekomendasi Rice Cooker Low Sugar, Ada Klaim Kurangi Gula hingga 55%

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat

Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat

Kalbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:13 WIB

40 Ribu Penumpang Terlayani, Penerbangan Samarinda Tetap Stabil di Tengah Karhutla

40 Ribu Penumpang Terlayani, Penerbangan Samarinda Tetap Stabil di Tengah Karhutla

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Bikin Emosi! Kalteng Dilanda Karhutla, Akun Resmi Pemerintah: Selamat Ulang Tahun Nyonya Agustiar

Bikin Emosi! Kalteng Dilanda Karhutla, Akun Resmi Pemerintah: Selamat Ulang Tahun Nyonya Agustiar

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi

Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Bikin Murka Publik! Ini Tampang Ajudan Gubernur Maluku yang Hina Monyet ke Mahasiswa

Bikin Murka Publik! Ini Tampang Ajudan Gubernur Maluku yang Hina Monyet ke Mahasiswa

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:00 WIB

5 Essence Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review Pengguna, Muka Jadi Bebas Jerawat

5 Essence Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review Pengguna, Muka Jadi Bebas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa

Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:57 WIB

×