Efek Psikologis Keracunan MBG: Siswa di Jaktim Ketakutan Saat Lihat Ompreng, Tolak Makanan RS

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 10:57 WIB
Efek Psikologis Keracunan MBG: Siswa di Jaktim Ketakutan Saat Lihat Ompreng, Tolak Makanan RS
Ilustrasi ompreng MBG. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di Jakarta Timur mengalami keracunan massal program Makan Bergizi Gratis pada 2 April 2026.
  • Korban mengalami gejala fisik serius seperti mual dan pusing hingga harus dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta.
  • KPAI menemukan dampak trauma psikologis mendalam pada siswa yang menyebabkan ketakutan ekstrem terhadap makanan dengan wadah serupa omprengan MBG.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan dampak serius di luar gangguan fisik pada sejumlah siswa yang jadi korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur. Anak-anak dilaporkan mengalami trauma hingga menolak makanan yang disajikan dengan wadah ompreng yang mirip dengan penyajian MBG.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menyebut, kondisi tersebut ditemukan saat pihaknya melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sekolah dan rumah sakit tempat korban dirawat.

“Saat pihak rumah sakit menyajikan makanan dengan wadah (omprengan) yang serupa dengan wadah MBG, anak-anak seketika menolak. Trauma itu membekas dalam wujud ketakutan yang terus membayangi mereka,” ujar Jasra kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Menurut Jasra, kondisi ini menunjukkan bahwa insiden keracunan tidak hanya meninggalkan dampak medis, tetapi juga luka psikologis yang dalam.

Selain trauma, keluarga korban melaporkan anak-anak mengalami berbagai gejala fisik, seperti pusing, mual hebat, serta menggigil parah pada malam hari.

Beberapa siswa bahkan harus ditempatkan di ruang khusus untuk menjaga kondisi tubuh mereka. Namun, menurut KPAI, dampak psikologis menjadi perhatian serius karena berpotensi berlangsung lebih lama dibanding gejala fisik.

“Bayang-bayang ‘makanan beracun’ memicu ketakutan ekstrem, membuktikan bahwa setiap insiden keracunan meninggalkan luka emosional mendalam bagi jiwa anak,” ucap Jasra.

KPAI juga menerima laporan bahwa dampak kejadian ini meluas ke orang tua siswa. Banyak keluarga dilaporkan mengalami kekhawatiran berkepanjangan setelah insiden dan pemberitaan yang berkembang.

Jasra menegaskan bahwa kejadian tersebut memperlihatkan bahwa efek keracunan massal tidak berhenti pada korban langsung, tetapi juga menjalar ke lingkungan sekitar.

Insiden keracunan ini terjadi pada Kamis, 2 April 2026 dan menimpa 72 siswa dari empat sekolah, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09. Para korban saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, antara lain RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan RS Harum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spesifikasi Lengkap Emmo JVX GT, Motor Listrik Operasional MBG Seharga Rp49 Jutaan

Spesifikasi Lengkap Emmo JVX GT, Motor Listrik Operasional MBG Seharga Rp49 Jutaan

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 10:37 WIB

Ugal-ugalan Anggaran MBG: Menyoal Puluhan Ribu Motor Dinas Baru

Ugal-ugalan Anggaran MBG: Menyoal Puluhan Ribu Motor Dinas Baru

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 09:49 WIB

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:26 WIB

Terkini

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:41 WIB

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:44 WIB

Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat

Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:34 WIB

Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata

Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:06 WIB

Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi

Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:51 WIB