1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 06:09 WIB
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
ILUSTRASI tentara Israel (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Serangan Israel di Lebanon menewaskan ratusan warga sipil saat proses gencatan senjata berlangsung.

  • Militer Israel memperluas target serangan hingga ke pemukiman lintas agama di pusat Beirut.

  • Sebanyak 1,2 juta warga Lebanon terpaksa mengungsi akibat perintah evakuasi dan gempuran udara.

Suara.com - Tragedi kemanusiaan kembali pecah di wilayah selatan Lebanon akibat eskalasi serangan udara militer Israel yang sangat masif.

Gempuran tersebut terjadi secara mengejutkan tepat saat sedang berlangsung upaya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Dikutip dari CNN, Aksi militer pada Rabu (8/3) tersebut telah mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil setempat.

Laporan resmi dari kantor berita NNA menyebutkan bahwa gempuran tersebut menyasar titik-titik krusial di Lebanon.

Beberapa kota besar yang menjadi sasaran utama ledakan bom adalah wilayah pesisir Tyre dan juga Sidon.

Menteri Kesehatan Lebanon, Rakan Nassereddine, memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah korban yang terus bertambah drastis.

Rakan Nassereddine mengatakan ratusan orang tewas dan luka-luka akibat gempuran Israel di sejumlah kota termasuk Kota Tyre dan Sidon.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa parahnya skala kerusakan yang dialami oleh fasilitas publik di wilayah itu.

Korban luka saat ini sedang berupaya mendapatkan perawatan medis di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan yang ada.

baca juga

Tim penyelamat masih terus menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari kemungkinan adanya korban yang masih terjebak.

Kekerasan bersenjata ini tidak hanya berhenti di perbatasan selatan, namun juga merambah hingga pusat kota Beirut.

Ibu kota Lebanon tersebut menghadapi serangan udara yang disebut sangat destruktif dan mengenai wilayah pemukiman padat.

Salah satu serangan bahkan dilaporkan jatuh di area yang sangat dekat dengan jalur pejalan kaki umum.

Lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas ekonomi dan sosial bagi penduduk lokal yang kini hancur lebur.

Ketakutan luar biasa kini menyelimuti seluruh warga Beirut karena ancaman bom bisa datang kapan saja.

Distrik-distrik yang dihuni oleh komunitas lintas agama pun tidak luput dari hantaman rudal militer Israel.

Kawasan yang mayoritas ditempati warga Kristen serta Islam Sunni turut merasakan dampak ledakan yang mengerikan.

Video amatir yang berhasil didapatkan memperlihatkan visualisasi kehancuran yang sangat nyata di lapangan.

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi menyelimuti langit Beirut sesaat setelah jet tempur melepaskan bom.

Suasana mencekam terlihat jelas dari gedung-gedung yang runtuh akibat getaran ledakan yang sangat dahsyat tersebut.

Suara raungan sirene ambulans terdengar bersahut-sahutan di seluruh penjuru kota untuk mengangkut para korban.

Petugas medis bekerja ekstra keras di tengah risiko serangan susulan yang diprediksi masih akan terjadi.

Militer Israel secara resmi telah mengeluarkan perintah pengungsian paksa kepada penduduk di berbagai wilayah strategis.

Instruksi pengungsian ini menyasar warga di Haret Hreik, Ghobeiry Laylaki, Hadath, hingga ke kawasan Shiyah.

Penduduk di Tawhidat al-Ghadir dan Burj al-Barajneh juga dipaksa segera meninggalkan rumah mereka demi keselamatan jiwa.

Arus perpindahan manusia secara besar-besaran kini menjadi pemandangan pilu di sepanjang jalan protokol Lebanon.

Data terbaru mencatat jumlah pengungsi akibat konflik ini telah menembus angka yang sangat fantastis.

Saat ini tercatat ada 1,2 juta warga Lebanon yang kehilangan tempat tinggal akibat serangan tersebut.

Masyarakat internasional kini menyoroti ketidakmampuan mekanisme gencatan senjata dalam melindungi nyawa warga sipil yang tak berdosa.

Krisis kemanusiaan di Lebanon diprediksi akan semakin dalam jika aksi militer tidak segera dihentikan sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:02 WIB

Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat

Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat

News | Kamis, 09 April 2026 | 05:45 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Terkini

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:44 WIB

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

×