IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 06:40 WIB
IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal
IRGC serang 25 target strategis energi AS di Timur Tengah meski ada kesepakatan gencatan senjata. (X)
baca 10 detik
  • IRGC tetap siaga tempur meski ada kesepakatan gencatan senjata antara Teheran dan Washington.

  • Operasi True Promise 4 menghancurkan 25 target termasuk kilang ExxonMobil dan Dow Chemical.

  • Iran bersumpah membalas setiap agresi pada tingkat lebih tinggi demi kedaulatan bangsa mereka.

Suara.com - Perang di kawasan Timur Tengah kembali memanas akibat pernyataan tegas dari militer elit Iran.

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC berkomitmen untuk tetap melakukan tindakan balasan militer.

Langkah ini diambil guna merespons setiap potensi ancaman yang mengarah langsung ke wilayah kedaulatan mereka.

Padahal sebelumnya pihak Teheran dan Washington sudah mengumumkan adanya kesepakatan mengenai gencatan senjata kedua belah pihak.

Namun IRGC menegaskan bahwa posisi militer mereka tidak akan goyah oleh diplomasi di atas kertas.

Pasukan pelindung negara ini mengaku hanya tunduk pada instruksi langsung dari otoritas tertinggi mereka.

"Para pelindung bangsa Iran yang tanpa pamrih kini telah melaksanakan perintah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei. Kami tidak percaya pada janji. Kami akan menanggapi setiap agresi, bahkan di tingkat yang lebih tinggi," menurut pernyataan tersebut dikutip dari Sputnik.

Kutipan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kesepakatan damai tidak lantas membuat kewaspadaan Iran menurun.

IRGC menekankan bahwa kesiapan tempur mereka saat ini berada pada level tertinggi untuk menjaga keamanan.

baca juga

Pihak Teheran menyatakan akan selalu sigap memberikan pukulan balik jika ada pihak yang berani menyerang.

Baru-baru ini IRGC melaporkan telah sukses mengeksekusi gelombang ke-100 dari rangkaian Operasi True Promise 4.

Serangan skala besar ini menyasar sedikitnya 25 lokasi strategis yang tersebar di wilayah Timur Tengah.

Fokus utama dari operasi serangan udara semalam adalah melumpuhkan sektor energi yang vital di kawasan.

Setidaknya ada 13 instalasi energi penting yang menjadi sasaran utama rudal-rudal milik militer Iran tersebut.

Termasuk dalam daftar target tersebut adalah fasilitas petrokimia milik raksasa Amerika Serikat yakni ExxonMobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:33 WIB

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:16 WIB

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:09 WIB

Terkini

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:44 WIB

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×