Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

Galih Prasetyo

Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
Wapres Donald Trump, JD Vance (instagram/teamjdvance)
baca 10 detik
  • Wakil Presiden AS, JD Vance, memperingatkan Iran agar tidak menggagalkan negosiasi gencatan senjata akibat perselisihan mengenai status Lebanon.
  • Pemerintahan Donald Trump membantah klaim Iran bahwa kesepakatan gencatan senjata mencakup komitmen penghentian serangan militer Israel di Lebanon.
  • Ketegangan meningkat setelah serangan udara Israel di Beirut menewaskan 254 orang, memicu ancaman balasan dari Garda Revolusi Iran.

Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait negosiasi gencatan senjata.

Wakil Donald Trump itu menyebut pihak Teheran akan sangat bodoh jika membiarkan kesepakatan batal hanya karena perbedaan pandangan soal Lebanon.

“Jika Iran ingin membiarkan negosiasi ini gagal, hanya karena Lebanon, itu pilihan mereka. Kami pikir itu bodoh,” ujar Vance dilansir dari Aljazeera, Kamis (9/4).

Di sisi lain, Iran memiliki pandangan berbeda terkait isi kesepakatan tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebelumnya menegaskan bahwa Lebanon termasuk dalam cakupan gencatan senjata yang dimediasi oleh Shehbaz Sharif.

“Iran-AS sudah jelas: AS harus memilih antara gencatan senjata atau melanjutkan perang melalui Israel. Tidak bisa keduanya,” ungkap Araghchi.

Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]
Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump membantah klaim tersebut.

Gedung Putih bersikeras bahwa tidak ada komitmen untuk menghentikan serangan Israel di Lebanon dalam kesepakatan itu.

“Saya pikir Iran mengira Lebanon termasuk dalam gencatan senjata, padahal tidak,” kata Vance.

baca juga

Di tengah ketegangan diplomatik, situasi di lapangan justru semakin memanas.

Serangan udara Israel di Beirut pada Rabu dilaporkan menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai lebih dari 1.100 lainnya, menjadikannya salah satu serangan paling mematikan dalam konflik terbaru.

Meski demikian, Vance mengklaim Israel telah berkomitmen untuk menahan diri demi menjaga peluang keberhasilan negosiasi.

“Mereka akan sedikit menahan diri di Lebanon,” ujarnya.

Sementara itu, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengancam akan kembali melakukan serangan jika agresi terhadap Lebanon tidak segera dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:33 WIB

Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas

Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:30 WIB

Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan

Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:24 WIB

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×