Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang
ILUSTRASI Israel serang Lebanon (AFP)
baca 10 detik
  • Israel meluncurkan seratus serangan udara dalam sepuluh menit di Lebanon yang menewaskan ratusan warga.

  • Agresi militer besar-besaran terjadi di tengah rencana gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat.

  • Konflik memicu gangguan penerbangan internasional dan krisis energi akibat blokade di Selat Hormuz.

Agresi militer ini terjadi tepat setelah munculnya harapan perdamaian melalui pengumuman gencatan senjata pekan ini.

Sebelumnya pihak Iran dan Amerika Serikat telah menyepakati penghentian konflik sementara selama dua minggu penuh.

Langkah diplomatik tersebut sebenarnya dirancang untuk membuka pintu bagi penyelesaian akhir perang besar di kawasan itu.

Konfrontasi ini bermula sejak operasi militer Washington dan Tel Aviv yang menyasar Teheran pada Februari lalu.

Namun aksi sepihak Israel di Dahiyeh kini mengancam keberlangsungan kesepakatan damai yang baru saja diinisiasi tersebut.

Efek dari peperangan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Lebanon namun juga dunia internasional.

Sektor penerbangan global mengalami gangguan serius akibat ruang udara yang tidak aman bagi pesawat komersial.

Krisis energi dunia pun mulai menghantui seiring dengan terganggunya jalur distribusi minyak di Timur Tengah.

Teheran melakukan tindakan balasan dengan membatasi lalu lintas kapal pada jalur strategis di Selat Hormuz.

baca juga

Langkah Iran tersebut merupakan respons langsung atas agresi militer yang dilakukan oleh aliansi Amerika dan Israel.

Hingga saat ini kondisi di Beirut selatan masih sangat mencekam dengan ancaman serangan susulan yang diprediksi berlanjut.

Banyak warga sipil kini kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

Dunia internasional kini menanti langkah konkret dari badan keamanan dunia untuk segera menghentikan pertumpahan darah ini.

Ketegangan di perbatasan Lebanon dipastikan akan terus meningkat jika tidak ada intervensi diplomatik yang cukup kuat.

Seluruh mata dunia kini tertuju pada nasib warga Lebanon yang terjebak di tengah pusaran konflik besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:57 WIB

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB

Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!

Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×