Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 April 2026 | 06:07 WIB
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Trump mendesak Netanyahu kurangi serangan Lebanon demi kesepakatan damai dengan Iran di Islamabad.

  • Iran sepakat buka Selat Hormuz usai umumkan gencatan senjata dua minggu dengan Amerika Serikat.

  • Israel memulai pembicaraan langsung dengan Lebanon guna melucuti senjata Hizbullah demi stabilitas kawasan.

Suara.com - Langkah diplomatik besar baru saja diambil oleh Donald Trump untuk mendinginkan suhu politik perang di kawasan Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat tersebut secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi khusus dengan pemimpin Israel.

Instruksi tegas diberikan kepada Benjamin Netanyahu agar militer Israel mulai membatasi intensitas serangan mereka di wilayah Lebanon.

Hal ini dilakukan di tengah upaya intensif Washington dan Teheran dalam merumuskan akhir dari konflik bersenjata yang berkepanjangan.

"Saya berbicara dengan Bibi dan dia akan mengurangi serangan. Saya hanya berpikir kita harus sedikit lebih mengurangi serangan," kata Trump kepada NBC News, Kamis (9/4), mengacu pada Netanyahu.

Selain menekan Israel, Trump membagikan pandangan positifnya mengenai masa depan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Iran.

Pihak Gedung Putih merasa yakin bahwa sebuah kesepakatan perdamaian yang komprehensif kini berada dalam jangkauan nyata.

Trump juga mengatakan dia “sangat optimistis” akan potensi kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran.

Optimisme ini muncul setelah serangkaian ketegangan militer yang sempat melumpuhkan stabilitas ekonomi global beberapa bulan terakhir.

baca juga

Keseriusan ini juga terlihat dari pergerakan kabinet Israel yang mulai membuka pintu komunikasi dengan tetangganya.

Netanyahu sebelumnya telah memberikan mandat kepada jajaran menterinya untuk memulai sebuah inisiatif diplomatik yang sangat krusial.

Pemerintah Israel menargetkan adanya pembicaraan tatap muka secara langsung dengan otoritas resmi di Lebanon dalam waktu dekat.

Tujuan utama dari dialog tersebut adalah untuk mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata kelompok gerakan Hizbullah.

Israel berharap langkah ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam menciptakan perdamaian permanen antar kedua negara tersebut.

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan dia telah menginstruksikan kabinet Israel untuk memulai pembicaraan langsung dengan Lebanon untuk melucuti senjata gerakan Hizbullah dan membangun perdamaian antara kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Liks | Kamis, 09 April 2026 | 19:42 WIB

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:11 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:00 WIB

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

×