Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 April 2026 | 06:07 WIB
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Trump mendesak Netanyahu kurangi serangan Lebanon demi kesepakatan damai dengan Iran di Islamabad.

  • Iran sepakat buka Selat Hormuz usai umumkan gencatan senjata dua minggu dengan Amerika Serikat.

  • Israel memulai pembicaraan langsung dengan Lebanon guna melucuti senjata Hizbullah demi stabilitas kawasan.

Sebuah terobosan besar terjadi pada Selasa malam ketika Trump mengumumkan dimulainya masa gencatan senjata selama dua minggu.

Poin paling penting dalam kesepakatan sementara ini adalah kesediaan Teheran untuk mengaktifkan kembali jalur perdagangan internasional.

Iran telah sepakat untuk tidak lagi membatasi atau mengganggu lalu lintas kapal di kawasan vital Selat Hormuz.

Pada Selasa malam (7/4), Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, dengan catatan bahwa Teheran telah setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sebagai tindak lanjut, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi kesiapan mereka untuk duduk di meja perundingan.

Pertemuan tingkat tinggi antara perwakilan Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan akan berlangsung di Islamabad pada hari Jumat.

Namun, terdapat dinamika rumit mengenai status serangan militer Israel yang masih berlangsung di wilayah kedaulatan Lebanon.

Trump menegaskan bahwa pengurangan operasi militer Israel di Lebanon sebenarnya bukan bagian dari poin kesepakatan dengan Iran.

Hal ini dikarenakan keberadaan kelompok Hizbullah yang tetap menjadi atensi utama bagi pihak militer Israel di lapangan.

baca juga

Trump mengatakan penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena gerakan Hizbullah.

Di sisi lain, pihak Iran memiliki interpretasi yang berbeda mengenai aktivitas militer Israel yang masih berlanjut tersebut.

Teheran menilai bahwa segala bentuk agresi Israel merupakan sebuah bentuk pengingkaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat.

Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang dicapai pihaknya dengan Washington.

Meski ada perbedaan pendapat, gencatan senjata ini dianggap sebagai titik balik positif setelah eskalasi besar pada Februari lalu.

Dunia berharap ketegangan ini tidak kembali memuncak demi kestabilan pasokan energi dan keamanan global secara menyeluruh.

Konflik ini awalnya terpicu oleh serangan terkoordinasi yang diluncurkan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari.

Iran tidak tinggal diam dan memberikan respons keras dengan menyerang balik wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika.

Tindakan balasan Iran yang menutup Selat Hormuz sebelumnya telah menyebabkan kekacauan besar pada distribusi minyak dunia.

Hal ini sempat memicu lonjakan harga energi yang sangat signifikan dan membebani banyak negara di berbagai belahan dunia.

Kini, dengan adanya dialog di Islamabad, harapan untuk mengakhiri gangguan ekonomi global ini menjadi prioritas utama para pemimpin dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Gencatan Senjata AS-Iran, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Liks | Kamis, 09 April 2026 | 19:42 WIB

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:11 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kasus Keracunan hingga Masalah Fiskal, Sosiolog UGM Desak MBG Dihentikan Sementara

Kasus Keracunan hingga Masalah Fiskal, Sosiolog UGM Desak MBG Dihentikan Sementara

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:00 WIB

10 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini 7 Momentum Penting yang Perlu Diketahui

10 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini 7 Momentum Penting yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI dari BRI, Klaim Sekarang

Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI dari BRI, Klaim Sekarang

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:55 WIB

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Kasad Maruli Kumpulkan Pemred Media di Mabesad, Beberkan Capaian Air Bersih dan Jembatan

Kasad Maruli Kumpulkan Pemred Media di Mabesad, Beberkan Capaian Air Bersih dan Jembatan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×